kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.912   39,07   0,67%
  • KOMPAS100 769   5,82   0,76%
  • LQ45 587   4,49   0,77%
  • ISSI 203   0,67   0,33%
  • IDX30 333   2,19   0,66%
  • IDXHIDIV20 411   0,93   0,23%
  • IDX80 88   0,82   0,94%
  • IDXV30 111   0,16   0,14%
  • IDXQ30 107   0,26   0,24%

Ketidakpastian ekonomi tinggi, ini pilihan investasi dari Avrist Asset Management


Senin, 27 Mei 2019 / 18:58 WIB


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Masih tingginya ketidakpastian global baik kondisi ekonomi, maupun politik membuat investor harus memasang strategi secara matang untuk menyelamatkan asetnya. Tentunya, saat seperti ini aset safe haven banyak dilirik oleh investor, khususnya untuk investasi emas.

Direktur Utama Avrist Asset Management Hanif Mantiq mengatakan, beberapa instrumen investasi bisa jadi pilihan investor saat ini. Pilihan aset safe haven yakni emas, dianggap paling aman untuk saat ini. Ditambah lagi, China juga membeli emas dan menjadikannya sebagai safe haven.

"Kami cenderung memilih emas sebagai investasi safe haven, dan investor boleh masuk sekarang," kata Hanif kepada Kontan.co.id, Senin (27/5).

Menurutnya, emas menjadi pilihan menarik di tengah proses negosiasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China saat ini. Apalagi, China memilih emas sebagai cadangan devisanya dibanding dollar AS.

Sebagai informasi, berdasarkan data Bloomberg Senin (27/5) harga emas untuk pengiriman Agustus 2019 di Commodity Exchange (Comex) berada di US$ 1.290,70 per ons troi, atau naik 0,12%.

Hanif merekomendasikan kepada investor untuk memanfaatkan penurunan pasar, sebagai momentum yang tepat untuk membeli saham ataupun obligasi. "Untuk pemodal, saya menyarankan masuk ke investasi berisiko seperti saham dan obligasi," ujarnya.

Strateginya bisa dengan buy on weakness, untuk membeli saham dan obligasi setiap ada kesempatan penurunan di pasar. Adapun sektor saham yang direkomendasikan adalah saham di sektor perbankan dan konsumsi. Sedangkan untuk obligasi, investor bisa melirik tenor lima tahun sampai dengan 10 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×