kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Ada new normal, begini dampaknya ke IHSG


Selasa, 26 Mei 2020 / 19:08 WIB
ILUSTRASI. Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat dibukanya perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia.


Reporter: Kenia Intan | Editor: Herlina Kartika Dewi

Di sisi lain, Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengamati kenormalan baru bisa menjadi dampak positif sebab bisa mendorong kondisi ekonomi. Terkait gelombang kedua pandemi Covid-19, ia beranggapan sentimen itu sudah diantisipasi dengan pencarian vaksin. 

"Sudah bukan sentimen baru untuk IHSG," ungkap William kepada Kontan.co.id, Selasa (26/5). 

Baca Juga: IHSG menguat 1,78% ke 4.626 pada akhir perdagangan Selasa (26/5)

Meski demikian, William melihat sejauh ini IHSG terlihat masih sideways di level  4.565  hingga 4.680. Tekanan jual bersih (net sell) investor asing yang masih besar menjadi pemicunya. 

Jika ke depan tidak ada sentimen lain yang memperberat pasar, maka IHSG diprediksi dapat menyentuh level 5.000 di akhir tahun 2020. Akan tetapi, jika ada sentimen pemberat lainnya, IHSG berpotensi melemah hingga level 4.200. 

Selain Covid-19, kembali memanasnya tensi antara Amerika Serikat dan China bisa memperberat pergerakan IHSG.

"Akan berpengaruh kalau indeks Asia juga menurun. Sentimen ini sebenarnya tidak berimbas langsung ke Indonesia, tidak seperti Covid-19," jelas William. 

Sementara itu, Hans Kwee memperkirakan IHSG bisa menyentuh level  5.775 di akhir tahun. Dengan catatan, gelombang kedua tidak terjadi dan Covid-19 segera berakhir. Jika terjadi sebaliknya, IHSG akan berada di level 4.445. 

Baca Juga: IHSG berhasil menguat pasca Lebaran, berikut sentimen pendorongnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×