kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Tembaga kembali jatuh terseret harga minyak


Senin, 25 April 2016 / 13:01 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Tembaga kembali tergerus setelah mencapai level tertinggi sejak akhir Maret di tengah kekhawatiran kelebihan pasokan dan turunnya harga minyak dunia.

Mengutip Bloomberg, Senin (25/4) pukul 11.17 waktu Shanghai, harga tembaga kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange tergerus 0,7% ke level US$ 4.994 per metrik ton.

"Tembaga mungkin telah mencapai puncaknya dan fluktuasi harga dengan range lebih luas sudah diprediksi," ujar Li Li, analis Jinrui Futures Co. yang berbasais di Shenzen, seperti dikutip Bloomberg.

Logam termasuk tembaga menguat tahun ini sebagai respon atas kebijakan China yang mengharapkan pertumbuhan ekonomi dan menggelontorkan stimulus sehingga memacu kebangkitan pada pasar properti. Sebelumnya, harga tembaga naik delapan kali dalam sembilan sesi perdagangan dan berakhir di US$ 5.031 per metrik ton akhir pekan lalu, atau level tertinggi sejak 22 Maret.

Namun, harga minyak dunia masih tertekan oleh sinyal kekenyangan pasokan yang berkepanjangan lantaran produsen di Tumur Tengah terus menggenjot angka produksi. Penurunan harga minyak ini turut memberi tekanan pada komoditas lainnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×