kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Harga Turun 31%, Saham Emiten Menara Milik Grup Djarum Akan Buyback Rp 500 Miliar


Kamis, 01 Oktober 2026 / 05:20 WIB
Harga Turun 31%, Saham Emiten Menara Milik Grup Djarum Akan Buyback Rp 500 Miliar
ILUSTRASI. Harga Turun 31%, Saham Emiten Menara Milik Grup Djarum Akan Buyback Rp 500 Miliar


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menyiapkan aksi pembelian kembali saham atau buyback saham hingga 1,18 miliar saham. Buyback akan berlangsung di tengah harga saham TOWR yang masih melorot lebih dari 31% sejak awal tahun 2026.

Berdasarkan prospektus yang tercantum di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 30 September 2026, jumlah saham yang akan dibeli kembali tersebut setara dengan sekitar 2% dari modal ditempatkan dan disetor TOWR.

Untuk menjalankan aksi korporasi tersebut, TOWR menyiapkan dana maksimal Rp500 miliar. Nilai tersebut belum termasuk biaya transaksi, komisi perantara pedagang efek, maupun biaya lain yang berkaitan dengan pelaksanaan buyback.

Adapun periode pelaksanaan buyback saham TOWR diperkirakan berlangsung mulai 30 September hingga 30 Desember 2026.

Dalam pelaksanaannya, TOWR menunjuk PT BCA Sekuritas sebagai pihak yang akan melakukan pembelian kembali saham perseroan.

Baca Juga: Inflasi PCE AS Melandai, Imbal Hasil Obligasi AS Masih Bertahan Tinggi

Manajemen TOWR menyebutkan, periode buyback dapat dihentikan lebih awal apabila biaya pembelian kembali dan/atau target jumlah saham yang ditetapkan telah tercapai. Perseroan juga dapat mengakhiri periode tersebut karena alasan lain dengan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Perseroan dapat mengakhiri periode Pembelian Kembali Saham sebelum batas waktu yang ditentukan jika biaya pembelian kembali saham dan/atau target jumlah nilai nominal seluruh saham yang akan dibeli kembali telah tercapai atau karena alasan lainnya menurut pertimbangan Perseroan,” tulis manajemen TOWR dalam keterbukaan informasi.

Buyback saham ini akan menggunakan dana internal perseroan. Dalam pelaksanaannya, TOWR akan mempertimbangkan kondisi keuangan, kebutuhan modal kerja, serta kecukupan sumber pendanaan.

Manajemen menyatakan, aksi pembelian kembali saham diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga saham TOWR sekaligus memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam membentuk struktur permodalan yang lebih efisien.

Tonton: Rupiah Tembus Rp 18 Ribu Kenaikan Harga Minyak Dunia Jadi Biang Kerok Ini Respon BI

Kinerja keuangan TOWR

Hingga 30 Juni 2026, TOWR mencatatkan aset sebesar Rp81,84 triliun. Sementara itu, ekuitas perseroan tercatat Rp2,08 triliun.

Pada periode yang sama, TOWR membukukan laba bersih Rp1,85 triliun dengan laba per saham dasar sebesar Rp31,91.

Tonton: Setelah 20 Tahun Tahan Harga Tarif Transjakarta, Transjabodetabek dan LRT Naik Mulai 1 Januari 2027

Harga saham TOWR 

Harga saham emiten menara milik Grup Djarum ini masih tertekan hingga September 2026. Pada perdagangan Rabu 30 September 2026, harga saham TOWR ditutup di Rp 400 naik 8 poin atau 2,04% secara harian.

Dalam perdagangan 30 hari terakhir, harga saham TOWR merosot 52 poin atau 11,50%. Secara year to date, harga saham TOWR terakumulasi merosot 31,62%.
 

Paket Baru Insentif Ekonomi: Kelas Menengah Kebagian!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×