Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) berencana melepas saham anak usahanya, PT Sinar Aroma Sentosa, kepada Denico Food Ingredients, perusahaan teknologi pangan dan produsen bahan tambahan pangan asal Denmark.
Rencana tersebut tertuang dalam keterbukaan informasi SMLE terkait penyelenggaraan public expose insidentil dilansir Rabu (30/9/2026). Saat ini, seluruh saham Sinar Aroma yang bergerak di bidang peracikan perisa, bumbu, dan ekstraksi aroma masih dimiliki SMLE.
Denico telah beroperasi lebih dari 25 tahun di pasar global dan dikenal melalui pengembangan formulasi serta pasokan bahan tambahan pangan. Perusahaan ini juga mengantongi sertifikasi keamanan pangan IFS Food dan persetujuan dari Danish Veterinary and Food Administration (DVFA).
Guna memperluas penetrasi pasar global, SMLE mengoperasikan lini produk bersertifikat halal untuk memenuhi standar kepatuhan konsumen muslim dunia. Model bisnis yang berfokus penuh pada segmen B2B ini menjadikan perusahaan sebagai pemasok keandalan bagi pabrik pengolahan daging, olahan susu, dan makanan laut berskala besar di berbagai negara.
Baca Juga: Rights Issue Kembali Marak, Emiten Bidik Dana Segar untuk Ekspansi dan Akuisisi
Berdasarkan penelaahan perseroan, Denico bertindak sebagai pembeli independen tanpa hubungan keluarga, kepemilikan, maupun benturan kepentingan dengan SMLE, direksi, dewan komisaris, maupun pemegang saham pengendali. SMLE menilai kehadiran mitra Eropa ini berpotensi membawa tambahan permodalan, transfer teknologi formulasi, dan akses ke rantai pasok global.
Transaksi ini datang ketika SMLE sedang menggeser identitas bisnisnya, dari distributor komoditas menjadi penyedia solusi formulasi dengan laboratorium riset dan pengembangan sendiri.
Sepanjang kuartal I-2026, SMLE telah mengamankan kontrak pasokan bahan baku dari PT Paragon Technology and Innovation senilai Rp7,83 miliar dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk senilai Rp 3,48 miliar.
Di sisi kepemilikan, struktur saham SMLE juga bergerak. Pengendali lama, PT Sinergi Asia Corporindo, yang berada di bawah Siu Min selaku ultimate beneficial owner sekaligus Direktur Utama SMLE, telah melepas sebagian sahamnya secara bertahap di pasar reguler.
Baca Juga: Rights Issue Marak, Emiten Bidik Dana Segar untuk Ekspansi dan Akuisisi
Langkah itu memperbesar saham publik (free float) menjadi 34,57%, atau 802,98 juta saham. Investor perorangan Ferdiansyah tercatat memegang 144,33 juta saham (6,12%), terbesar di antara pemegang saham perorangan di luar pengendali.
Daftar pemegang saham juga memuat sejumlah rekening efek dan institusi ternama, antara lain Phillip Securities Singapore, UOB Kay Hian, CGS International Securities dan Reksa Dana OSO Moluccas Equity Fund.
SMLE juga menerima letter of interest dari beberapa investor strategis dalam maupun luar negeri. Manajemen menyebut rangkaian langkah ini sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur permodalan dan posisi bisnis SMLE ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












