kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

JPY tengah diburu sebagai safe haven


Selasa, 01 September 2015 / 20:52 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Mata uang JPY tengah diburu sebagai safe haven ketika mayoritas bursa saham di Asia anjlok. Di sisi lain, pergerakan mata uang AUD terseret turunnya manufaktur China.

Mengutip Bloomberg, Selasa (1/9) pukul 19.20 WIB, pasangan AUD/JPY turun 1,76% ke level 84,714. Yulia Safrina, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures menyatakan, data manufaktur China yang mengalami kontradiksi berdampak pada penurunan bursa saham negeri tirai bambu dan Asia secara keseluruhan.

Di kala saham sedang merah, mata uang yen banyak diburu investor sebagai safe haven. Makanya, pergerakan JPY akhirnya menyeret AUD.

Menurut Yulia, baik AUD maupun JPY lebih banyak terpengaruh sentimen dari luar dibandingkan data dari dalam negeri. Dari Jepang, capital spending di kuartal II-2015 turun menjadi 5,6% dari sebelumnya 7,3%.

Sementara Final Manufacturing PMI juga turun menjadi 51,7 dari sebelumnya 51,9. Namun demikian, data tersebut tidak banyak mempengaruhi pergerakan JPY. "Untuk pasangan AUD/JPY, faktor yen sebagai safe haven lebih utama dibanding gejolak China," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×