kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.275   303,72   4,36%
  • KOMPAS100 1.006   48,33   5,05%
  • LQ45 734   31,89   4,54%
  • ISSI 260   10,56   4,23%
  • IDX30 399   16,60   4,34%
  • IDXHIDIV20 488   15,82   3,35%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,29   3,29%
  • IDXQ30 129   4,60   3,70%

Pasar Vietnam Di-Upgrade Jadi Pasar Berkembang, Asing Diprediksi Masuk US$ 6 Miliar


Rabu, 08 April 2026 / 14:05 WIB
Pasar Vietnam Di-Upgrade Jadi Pasar Berkembang, Asing Diprediksi Masuk US$ 6 Miliar
ILUSTRASI. VIETNAM-MARKETS/STOCKS (REUTERS/Athit Perawongmetha)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - HANOI. Regulator pasar saham Vietnam percaya pengumuman resmi dari FTSE Russell yang menandai Vietnam sebagai pasar berkembang akan membantu menarik kembali modal asing yang sempat keluar tahun ini.

“Ini akan membantu mendatangkan investasi internasional dalam skala besar, meningkatkan likuiditas, dan memperkuat posisi Vietnam di pasar keuangan global,” kata State Securities Commission pada Rabu.

FTSE Russell mengumumkan pada Selasa bahwa Vietnam akan di-upgrade dari pasar frontier menjadi pasar berkembang pada September, dan secara bertahap akan dimasukkan ke dalam indeks saham global mereka.

Baca Juga: Gencatan Senjata, Siang Ini (8/4) Rupiah Menguat ke Rp 17.011 per Dolar AS

Perubahan ini diperkirakan bisa mendatangkan modal asing hingga US$ 6 miliar, setelah Vietnam sejak 2018 masuk dalam daftar pantauan untuk kategori ini, yang juga mencakup China dan India.

“Modal asing diperkirakan akan masuk secara bertahap sebelum dan selama inklusi indeks, dengan aliran pasif sekaligus alokasi aktif yang jauh lebih besar, totalnya bisa mencapai US$ 8 miliar,” tulis analis Maybank Securities dalam catatan riset mereka. Implementasi bertahap ini akan memungkinkan penyerapan yang teratur sekaligus mendukung peningkatan likuiditas dan kedalaman pasar secara stabil.

Investor asing telah menjual saham Vietnam tahun ini, dengan arus keluar bersih dari Ho Chi Minh Stock Exchange sekitar US$ 1,2 miliar hingga saat ini, setelah arus keluar bersih US$ 5 miliar pada 2025, menurut data resmi.

FTSE Russell memperkirakan ada penambahan US$ 6 miliar modal asing akan memberikan bobot hingga 0,35% bagi Vietnam dalam indeks pasar berkembang mereka, dengan konglomerat seperti Vingroup, Masan Group, FPT Corp, dan Hoa Phat sebagai kandidat potensial.

Penyusun indeks memperkirakan sekitar US$ 1,5 miliar aliran pasif, dengan 10% masuk pada September, tambahan 20% pada Maret, dan masing-masing 35% pada Juni dan September tahun depan.

Meskipun telah masuk daftar pantauan selama delapan tahun, Vietnam baru serius melakukan reformasi untuk memenuhi syarat upgrade pada 2022, ketika gejolak di sektor obligasi dan properti menunjukkan keterbatasan pertumbuhan berbasis kredit, kata Hoang Huy, analis ekuitas di Maybank Securities Vietnam.

Inisiatif itu meliputi penghapusan prapendanaan ekuitas, peralihan ke penyelesaian terpusat pada 2027, dan memungkinkan investor asing mengakses langsung melalui broker global.

Langkah selanjutnya, pemerintah Vietnam menargetkan upgrade ke status pasar berkembang di MSCI juga, dengan target 2030.

“Upgrade oleh MSCI akan membantu Vietnam mengakses aliran modal yang jauh lebih besar, meski batas kepemilikan asing saat ini tetap menjadi hambatan utama,” kata Nguyen The Minh, kepala riset dan pengembangan di Yuanta Securities Vietnam.

Baca Juga: AS-Iran Damai, Harga Minyak WTI dan Brent Turun Lebih dari 13%

“Tapi dengan upgrade FTSE dan reformasi saat ini oleh kementerian keuangan, upgrade MSCI bisa lebih cepat dari 2030, mungkin sudah pada 2028.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×