kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas pada Kamis (9/4), Simak Rekomendasi Saham Berikut


Rabu, 08 April 2026 / 17:46 WIB
IHSG Berpeluang Menguat Terbatas pada Kamis (9/4), Simak Rekomendasi Saham Berikut
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan Kamis (9/4/2026).(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan Kamis (9/4/2026), setelah melonjak signifikan pada sesi sebelumnya.

Pada penutupan perdagangan Rabu (8/4/2026), IHSG ditutup menguat 4,42% ke level 7.279,21. Penguatan ini didorong sentimen global positif, terutama kabar gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang turut meredakan ketegangan geopolitik.

Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, secara teknikal IHSG saat ini masih memiliki dua skenario pergerakan. Dalam skenario terbaik, indeks diperkirakan telah menyelesaikan fase koreksi dan mulai memasuki tren penguatan jangka pendek hingga menengah.

Baca Juga: Kesepakatan AS-Iran Tekan Harga Minyak, Arah Selanjutnya Ditentukan 10 April 2026

“Untuk besok, IHSG masih berpeluang bergerak menguat terbatas dengan support di 7.245 dan resistance di 7.322,” kata Herditya kepada Kontan, Rabu (8/4/2026).

Namun demikian, ia mengingatkan pelaku pasar masih akan mencermati perkembangan kondisi geopolitik di Timur Tengah. Dari domestik, pergerakan rupiah serta penurunan cadangan devisa juga menjadi perhatian investor.

Herditya merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati, yakni PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) di rentang Rp 262-Rp 280, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 940-Rp 980, dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp 815-Rp 850.

Senada, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang menilai penguatan IHSG dipicu optimisme atas gencatan senjata serta penurunan tajam harga minyak mentah.

“IHSG rebound dipicu optimisme gencatan senjata dan koreksi signifikan harga minyak,” jelasnya.

Baca Juga: Mengintip Peluang Keputusan MSCI Usai FTSE Russell Pertahankan Status Saham Indonesia

Ia mencatat, harga minyak mentah dunia mengalami koreksi cukup dalam, dengan WTI turun sekitar 15% ke level US$ 95 per barel dan Brent melemah lebih dari 13% ke kisaran US$ 94 per barel.

Dari sisi teknikal, Alrich menyebut indikator menunjukkan potensi penguatan lanjutan. Histogram MACD bergerak positif, volume beli meningkat, serta stochastic RSI mengindikasikan tren bullish. IHSG juga telah menembus MA5 dan MA20.

“Dengan kondisi tersebut, IHSG berpotensi menguji resistance di kisaran 7.300-7.350,” imbuhnya.

Alrich memperkirakan level support IHSG berada di 7.200 dengan pivot di 7.300 dan resistance di 7.400.

Dari sisi eksternal, mayoritas bursa Asia dan Eropa ditutup menguat, sementara indeks futures Wall Street juga bergerak positif. Hal ini turut memperkuat sentimen risk-on di pasar saham global.

Sementara itu, nilai tukar rupiah ditutup menguat 0,55% ke level Rp17.012 per dolar AS. Di sisi lain, cadangan devisa Indonesia tercatat turun menjadi US$148,2 miliar pada Maret 2026 dari US$151,9 miliar pada Februari 2026. Meski turun, posisi ini masih tergolong aman karena setara dengan pembiayaan sekitar enam bulan impor.

Untuk perdagangan Kamis (9/4/2026), Alrich merekomendasikan saham BBNI, BBCA, UNVR, ISAT, dan ASII sebagai pilihan utama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×