kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.783   -127,00   -0,71%
  • IDX 6.365   -44,28   -0,69%
  • KOMPAS100 835   -9,48   -1,12%
  • LQ45 634   -6,17   -0,96%
  • ISSI 221   -1,24   -0,56%
  • IDX30 356   -3,64   -1,01%
  • IDXHIDIV20 434   -4,17   -0,95%
  • IDX80 95   -1,11   -1,15%
  • IDXV30 120   -0,72   -0,60%
  • IDXQ30 113   -1,42   -1,25%

Demam Pokémon Card, Pikachu Illustrator Jadi Aset Koleksi Bernilai Tinggi


Kamis, 30 April 2026 / 20:54 WIB
Demam Pokémon Card, Pikachu Illustrator Jadi Aset Koleksi Bernilai Tinggi
ILUSTRASI. Kartu Pokemon Mahal (Zen Market/Zen Market)


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis trading card Pokémon kembali menjadi sorotan seiring meningkatnya nilai transaksi kartu langka di pasar koleksi global. 

Salah satu yang paling mencolok adalah kartu Pikachu Illustrator yang disebut pernah terjual hingga sekitar Rp200 miliar dalam lelang internasional, menjadikannya salah satu kartu Pokémon dengan valuasi tertinggi di dunia.

Content creator sekaligus Pokémon Card Collector, Adipashya Yarzuq, menjelaskan kartu tersebut memiliki sejarah sangat terbatas.

“Jadi ada kartu dulu namanya Pikachu Illustrator. Itu kartu cuma dibagiin ke peserta-peserta kompetisi ilustrasi di Jepang, sekitar tahun 1990-an. Cuma sekitar 30 kartu di dunia,” ujarnya dalam keterangan, Kamis (30/4/2026). 

Baca Juga: BBRM Bangun Satu Kapal Baru Senilai US$ 22 Juta

Ia menambahkan, nilai kartu tersebut melonjak tajam karena faktor kelangkaan ekstrem dan adanya versi dengan kondisi grading sempurna (PSA 10). 

“Punya dia (Logan Paul) itu Pikachu Illustrator dengan nilai 10, cuma satu-satunya di dunia yang nilainya 10 untuk kartu itu,” katanya.

Menurut Adipashya, salah satu pemicu sorotan global terhadap kartu ini adalah kepemilikan Logan Paul, influencer sekaligus bintang WWE, yang sebelumnya membeli kartu tersebut sekitar US$5 juta atau setara Rp80 miliar. 

Transaksi itu sempat menuai kritik karena dianggap terlalu mahal, tetapi kemudian kartu tersebut kembali dilelang dengan nilai yang disebut mencapai Rp200 miliar, sehingga mencatatkan potensi keuntungan besar dari sisi investasi koleksi.

Ia menilai, lonjakan nilai kartu ini terjadi karena kombinasi kelangkaan ekstrem, status historis sebagai hadiah kompetisi awal Pokémon, serta kondisi fisik sempurna yang sangat jarang ditemukan di pasar sekunder.

Fenomena ini sekaligus memperlihatkan bagaimana trading card Pokémon kini tidak lagi sekadar hobi, tetapi telah berkembang menjadi pasar koleksi bernilai tinggi yang dipengaruhi spekulasi, permintaan kolektor global, dan status aset alternatif.

Baca Juga: Pendapatan dan Laba Bersih Bumi Resources (BUMI) Kompak Meningkat di Kuartal I-2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×