kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Pendapatan dan Laba Bersih Bumi Resources (BUMI) Kompak Meningkat di Kuartal I-2026


Kamis, 30 April 2026 / 19:56 WIB
Pendapatan dan Laba Bersih Bumi Resources (BUMI) Kompak Meningkat di Kuartal I-2026
ILUSTRASI. PT Bumi Resources Tbk (Dok/BUMI)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengumumkan hasil kinerja keuangan untuk periode kuartal I-2026 yang berakhir pada 31 Maret 2026.

BUMI merilis dua versi laporan keuangan, yakni laporan keuangan PSAK 111 dan laporan keuangan konsolidasian yang menyertakan aset PT Kaltim Prima Coal (KPC) untuk kepentingan investor.

Mengacu laporan keuangan PSAK 111, pendapatan BUMI tumbuh 19,7% year on year (yoy) menjadi US$ 417,7 juta.

Bersamaan dengan itu, beban pokok pendapatan BUMI naik 12,5% yoy menjadi US$ 334,8 juta. Alhasil, BUMI mencatat kenaikan laba bruto 61,6% yoy menjadi US$ 82,8 juta.

Baca Juga: Bumi Resources (BUMI) Raih Laba Bersih US$ 81 Juta pada 2025

Laba usaha BUMI juga melesat 75,8% yoy menjadi US$ 49,1 juta pada kuartal I-2026, meski beban usaha emiten Grup Bakrie tersebut meningkat 44,8% yoy menjadi US$ 33,8 juta.

Di samping itu, BUMI turut meraih kenaikan laba sebelum pajak sebesar 93,1% yoy menjadi US$ 55,3 juta pada kuartal I-2026.

BUMI pun mampu mencetak kenaikan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 35,2% yoy menjadi US$ 24,1 juta pada akhir kuartal I-2026.

Kinerja keuangan tersebut mencerminkan operating leverage yang melekat pada model bisnis BUMI.

Dalam hal ini, pertumbuhan pendapatan sebesar 19,7% diterjemahkan menjadi pertumbuhan laba usaha sebesar 75,8% dan kenaikan laba sebelum pajak sebesar 93,1%, dengan margin usaha meningkat menjadi 11,7% dari 8,0% pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Ekspansi margin ini ditopang oleh peningkatan volume produksi dan penjualan batubara, serta perbaikan struktural pada strip ratio yang memperbaiki biaya ekonomi per ton di seluruh operasi tambang utama perusahaan. 

Baca Juga: Bumi Resources Minerals (BRMS) Berpeluang Kembali Raih Kinerja Positif pada 2026

Sementara itu, bila merujuk laporan keuangan konsolidasian, pendapatan BUMI tumbuh 3,4% yoy menjadi US$ 1,21 miliar pada kuartal I-2026. 

Beban pokok pendapatan BUMI sedikit berkurang 1,8% yoy menjadi US$ 1,05 miliar. Dengan begitu, BUMI meraih laba bruto senilai US$ 161,3 juta atau meningkat 54,7% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Laba usaha BUMI juga melesat 86,6% yoy menjadi US$ 97,8 juta pada kuartal I-2026. Hal ini terjadi di tengah kenaikan beban usaha sebesar 22,4% yoy menjadi US$ 97,8 juta.

BUMI juga meraih laba sebelum pajak senilai US$ 93,3 juta pada kuartal I-2026 atau melonjak 108,3% yoy secara tahunan.

 

Hingga akhir kuartal I-2026, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk BUMI meningkat 34,6% yoy menjadi US$ 24,1 juta. 

Dari sisi operasional, volume produksi dan penjualan BUMI tercatat lebih tinggi secara tahunan. Produksi batubara BUMI naik 12% yoy menjadi 19,2 juta ton pada kuartal I-2026, sedangkan penjualan batubara naik 14% yoy menjadi 19,1 juta ton.

Perbaikan strip ratio BUMI dari 8,4 kali pada kuartal I-2025 menjadi 7,7 kali pada kuartal I-2026 mencerminkan mine sequencing yang menguntungkan serta perencanaan operasional yang disiplin, dan turut menekan biaya penambangan per ton meskipun pengupasan tanah penutup (overburden) meningkat 3% secara tahunan.

Baca Juga: Begini Rekomendasi Saham dan Prospek Bumi Resources Minerals (BRMS) di 2026

Persediaan batubara BUMI menurun menjadi 2 juta ton dari 2,4 juta ton, sehingga mencerminkan tingkat penjualan yang kuat seiring dengan kenaikan produksi.

"BUMI akan terus berfokus pada keberlanjutan perbaikan operasional yang telah dicapai pada kuartal pertama, menjaga disiplin alokasi modal, serta memajukan strategi diversifikasi guna membangun ketahanan terhadap siklus komoditas," ungkap Manajemen BUMI dalam keterangan resmi yang diterima Kontan, Kamis (30/4).

Untuk tahun 2026, BUMI menargetkan volume penjualan batubara sekitar 76 juta ton sampai 78 juta ton dengan proyeksi harga rata-rata sekitar US$ 60 sampai US$ 62 per ton. Biaya tunai produksi BUMI diproyeksikan sekitar US$ 43 sampai US$ 44 per ton pada tahun ini.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×