Penulis: Bimo Adi Kresnomurti | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Intip profil emiten PMUI yang membeli saham diler Vinfast. PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) memperluas lini bisnisnya ke sektor kendaraan listrik.
Emiten yang selama ini dikenal sebagai distributor produk telekomunikasi tersebut membeli 34% saham PT Green Scooter Indonesia, perusahaan tertutup yang menjadi main diler motor listrik VinFast di Jawa Barat.
Transaksi pembelian saham tersebut telah diselesaikan pada 22 September 2026.
Baca Juga: Pendapatan ASLC Sentuh Rp1 Triliun, Cek Profil Emiten Otomotif Digital Ini
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan pada 24 September 2026, PMUI tidak menjadi pemegang saham pengendali Green Scooter Indonesia setelah transaksi tersebut.
Langkah ini membuat PMUI mulai masuk ke ekosistem kendaraan listrik melalui bisnis distribusi dan penjualan motor listrik, di samping bisnis utama perseroan di bidang distribusi telekomunikasi dan produk konsumen.
Dalam sepekan terakhir, saham PMUI kini berada di level Rp114/saham atau dengan kenaikan 9,62% menurut data IPOT pada Sesi 1 Hari Jumat (25/9).
Lalu, seperti apa profil emiten ini? Intip informasi menarik selengkapnya.
Baca Juga: ROCK Masuk Saham HSC Tertinggi: Cek Profil Emiten Properti Ini
Profil Saham PMUI
PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan besar telekomunikasi dan aktivitas konsultasi manajemen. PMUI tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham PMUI dan masuk sektor Consumer Cyclicals, subsektor Consumer Distributors.
PMUI pada awalnya berkembang dari toko kecil yang menjual telepon seluler bekas, kartu SIM, dan aksesori telepon di Cirebon pada 1998. Perusahaan kemudian berkembang menjadi distributor berbagai operator telekomunikasi dan mulai menjadi distributor XL pada 2007.
Perseroan resmi menjadi PT pada 2011 dan kemudian memperluas wilayah distribusinya ke berbagai daerah di Indonesia. PMUI mencatatkan sahamnya di BEI pada 10 Juli 2025 melalui penawaran umum perdana dengan harga Rp180 per saham.
Baca Juga: Pabrik VKTR Diresmikan Presiden Prabowo, Cek Profil Emiten hingga Kinerjanya
PMUI Beli 34% Saham Diler VinFast
Pada September 2026, PMUI melakukan transaksi pembelian 34% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor PT Green Scooter Indonesia.
Green Scooter Indonesia merupakan perusahaan tertutup yang berkedudukan di Bandung dan menjalankan usaha sebagai main Diler motor listrik VinFast di wilayah Jawa Barat. Transaksi tersebut telah diselesaikan pada 22 September 2026.
Dengan kepemilikan 34%, PMUI tidak menjadi pengendali Green Scooter Indonesia. Perseroan juga menyatakan tidak memiliki kemampuan untuk menentukan pengelolaan maupun kebijakan perusahaan tersebut.
Karena tidak terjadi perubahan pengendalian, transaksi tersebut juga tidak dikategorikan sebagai pengambilalihan sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas. PMUI menyatakan transaksi tersebut tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan pada saat informasi disampaikan.
Baca Juga: Dividen Jumbo INDF Segera Cum Date, Cek Profil Emiten hingga Kinerja Terbarunya
Lini Bisnis PMUI
Sebelum masuk ke bisnis motor listrik, kegiatan utama PMUI berada di sektor distribusi.
1. Distributor XL dan AXIS
PMUI merupakan mitra distributor resmi XL Smart dengan wilayah distribusi yang tersebar di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
Produk yang didistribusikan antara lain starter pack dan voucher data XL serta AXIS. Berdasarkan informasi perusahaan, PMUI memiliki 92 kantor cabang, lebih dari 4.000 field partners dan melayani lebih dari 100.000 outlet ritel.
2. Produk Data dan Pulsa
Perseroan juga menjalankan distribusi produk digital telekomunikasi seperti voucher data dan layanan isi ulang.
Skala distribusi tersebut menjadi salah satu sumber pendapatan utama PMUI.
3. Aksesori Ponsel
Selain produk telekomunikasi, PMUI menjual berbagai aksesori ponsel seperti:
- Kabel data
- Charger
- Powerbank
- Headset
- Speaker Bluetooth
Produk aksesori tersebut antara lain dipasarkan menggunakan merek PHILIPS dan VDENMENV.
4. Distribusi FMCG
PMUI juga memiliki entitas anak dan cucu yang menjalankan kegiatan distribusi produk fast-moving consumer goods (FMCG).
Dengan demikian, bisnis perseroan tidak hanya bergantung pada distribusi produk telekomunikasi.
5. Distribusi Motor Listrik
Masuknya PMUI ke PT Green Scooter Indonesia menambah eksposur perseroan terhadap bisnis kendaraan listrik.
Melalui kepemilikan 34% tersebut, PMUI memiliki kepentingan pada perusahaan yang menjadi main diler motor listrik VinFast di Jawa Barat.
Baca Juga: Saham Melesat, Cek Profil Emiten PICO, Lini Bisnis, hingga Kinerja Terbarunya
Manajemen PMUI
Berdasarkan informasi tata kelola perseroan,
1. Direksi
| Nama | Posisi | Terafiliasi |
|---|---|---|
| Agus Susanto | Direktur Utama | Ya |
| Ari Purwandini | Direktur | Ya |
2. Komisaris
| Nama | Posisi | Independen |
|---|---|---|
| Rudy Susanto Wijaya Kaswan | Komisaris Utama | Tidak |
| Theo Lekatompessy | Komisaris | Ya |
Baca Juga: ALDO Berencana Buyback Saham Rp10 Miliar, Periksa Profil Emiten Manufaktur Ini
Kinerja Keuangan PMUI Terbaru
Mengutip data BEI, PMUI membukukan pendapatan Rp2,05 triliun pada semester I 2026, meningkat 5,7% dibandingkan Rp1,94 triliun pada periode yang sama 2025.
Laba bersih juga meningkat menjadi Rp26,1 miliar, dibandingkan Rp24,0 miliar pada semester I 2025. Dengan demikian, laba bersih meningkat sekitar 8,8% secara tahunan.
| Keterangan | 6M 2026 | 6M 2025 | Pertumbuhan |
|---|---|---|---|
| Pendapatan | Rp2,05 triliun | Rp1,94 triliun | 5,7% |
| Laba bruto | Rp133,6 miliar | Rp126,7 miliar | 5,4% |
| EBITDA | Rp66,9 miliar | Rp40,1 miliar | 66,8% |
| Laba bersih | Rp26,1 miliar | Rp24,0 miliar | 8,8% |
| EPS | Rp4,50 | - | - |
Tonton: BEI Buka Suspensi UNSP, Ekuitas Kini Kembali Positif
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














