CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Wall Street terseret Goldman dan Johnson & Johnson


Selasa, 18 April 2017 / 21:27 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

NEW YORK. Wall Street terseret oleh laporan pendapatan kuartalan yang mengecewakan dari perusahaan besar seperti Goldman Sachs dan Johnson & Johnson pada perdagangan Selasa (18/4).

Mengutip Reuters, pukul 09:41 waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average turun 66,05 poin, atau 0,32 %, di 20.570,87, S & P 500 turun 4,4 poin, atau 0,19 %, pada 2.344,61 dan Nasdaq Composite turun 8,21 poin , atau 0,14 %, pada 5.848,58.

Sektor kesehatan pada indeks S & P 500 anjlok 0,83 %, saham Johnson & Johnson turun 2,6 % setelah perusahaan melaporkan pendapatan kuartalan yang tidak menjawab ekspektasi analis.

Sektor keuangan tertekan oleh penurunan 3,5 % saham Goldman Sachs, yang melaporkan laba kuartalan lebih rendah dari perkiraan karena pendapatan perdagangan menurun.

Goldman dipengaruhi bank AS utama lainnya, termasuk Morgan Stanley dan Wells Fargo, yang diperdagangkan lebih rendah.

Setelah reli pasca pemilu, terutama di sektor perbankan, investor sekarang melihat laba kuartalan untuk membantu membenarkan penilaian tinggi di pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×