CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Hartadinata Abadi (HRTA) Siapkan Private Placement Maksimal 10% dari Modal Disetor


Rabu, 09 September 2026 / 22:28 WIB
Hartadinata Abadi (HRTA) Siapkan Private Placement Maksimal 10% dari Modal Disetor
ILUSTRASI. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) berencana melakukan private placement maksimal 10% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. (DOK/HRTA)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) berencana melakukan penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement maksimal 10% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dikutip Kontan pada Rabu (9/9/2026), HRTA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 460,53 juta saham baru. Jumlah tersebut setara dengan 10% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan.

Aksi korporasi ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung pengembangan usaha dan kebutuhan modal kerja HRTA.

Harga pelaksanaan private placement nantinya ditetapkan dengan mengacu pada ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni paling sedikit 90% dari rata-rata harga penutupan saham HRTA selama 25 hari bursa berturut-turut di pasar reguler sebelum tanggal permohonan pencatatan saham baru.

Baca Juga: Mitra Adiperkasa (MAPI) Tetapkan Kebijakan Dividen, Simak Besarannya

Dengan asumsi seluruh saham baru diterbitkan dan diambil bagian, jumlah saham HRTA akan meningkat dari 4,61 miliar saham menjadi maksimal 5,07 miliar saham.

Adapun dana yang diperoleh akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja perseroan. HRTA menyatakan belum memiliki calon pemodal definitif yang akan mengambil bagian dalam private placement tersebut.

Berdasarkan proyeksi perseroan menggunakan laporan keuangan per 30 Juni 2026, pelaksanaan PMTHMETD secara maksimal akan meningkatkan total aset HRTA sebesar 9,21% menjadi sekitar Rp12,40 triliun. Sementara itu, total ekuitas diproyeksikan naik 27,90% menjadi sekitar Rp4,79 triliun.

Dari sisi struktur permodalan, rasio liabilitas terhadap ekuitas diproyeksikan turun dari 2,03 kali menjadi 1,59 kali. Rasio liabilitas terhadap aset juga diperkirakan membaik dari 0,67 kali menjadi 0,61 kali.

Meski demikian, private placement tersebut akan menyebabkan dilusi kepemilikan pemegang saham lama sekitar 9,09% apabila seluruh saham baru diterbitkan.

HRTA menyatakan PMTHMETD dapat dilaksanakan sekaligus maupun bertahap dalam jangka waktu maksimal dua tahun sejak persetujuan RUPS Independen. Perseroan juga menegaskan bahwa aksi tersebut belum pernah dilakukan sebelumnya.

Baca Juga: Yield Lebih Rendah dari ORI030, SR025 Masih Dilirik Investor

Untuk menjalankan aksi korporasi ini, HRTA akan meminta persetujuan pemegang saham independen melalui RUPS Independen yang dijadwalkan pada 16 Oktober 2026 di Bandung.

Adapun recording date pemegang saham yang berhak hadir ditetapkan pada 23 September 2026 pukul 16.00 WIB, sedangkan pemanggilan RUPS Independen dijadwalkan pada 24 September 2026.

Setelah pelaksanaan PMTHMETD, HRTA menyatakan dana hasil aksi korporasi akan diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha dan keberlangsungan operasional perseroan. Manajemen juga menyebut bahwa pelaksanaan aksi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap nilai bagi pemegang saham dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×