kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.973.000   129.000   4,54%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Wall Street Ditutup Turun karena Kekhawatiran tentang AI Hantam Saham Teknologi


Kamis, 05 Februari 2026 / 04:55 WIB
Wall Street Ditutup Turun karena Kekhawatiran tentang AI Hantam Saham Teknologi
ILUSTRASI. Wall Street (REUTERS/Shannon Stapleton)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Rabu (4/2/2026).

Tekanan datang terutama dari saham-saham teknologi, seiring meningkatnya kekhawatiran investor bahwa reli saham kecerdasan buatan (AI) mulai mendekati titik jenuh.

Melansir Reuters, indeks S&P 500 turun 35,59 poin atau 0,51% ke level 6.882,22. Nasdaq Composite anjlok 350,61 poin atau 1,51% ke 22.903,13. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average justru naik 246,56 poin atau 0,51% ke 49.487,55.

Sejumlah saham teknologi besar terkoreksi tajam. Advanced Micro Devices (AMD) anjlok setelah proyeksi pendapatan kuartalannya meleset dari ekspektasi pasar.

Baca Juga: Wall Street Dibuka Turun Tipis Selasa (23/9), Tunggu Sinyal Powell Soal Suku Bunga

AMD juga memberi sinyal tengah menghadapi persaingan berat dengan raksasa chip AI, Nvidia. Saham Nvidia ikut turun, mendorong indeks semikonduktor PHLX berakhir di zona merah.

Palantir turut tertekan, membalikkan lonjakan tajam sehari sebelumnya yang dipicu kinerja penjualan kuartalan yang kuat.

Alphabet juga melemah menjelang rilis laporan keuangan, di tengah perhatian investor terhadap seberapa besar investasi masif Google di AI berkontribusi pada pertumbuhan pendapatan.

Manajer portofolio Argent Capital, Jed Ellerbroek, menilai pasar masih kesulitan menilai valuasi saham-saham AI.

Baca Juga: Wall Street Tertekan: Nasdaq Ditutup Melemah, Terseret Saham Teknologi & Perbankan

“Skala pembangunan infrastruktur dan kecepatan adopsi AI belum pernah terjadi sebelumnya. Pasar tiba-tiba menjadi skeptis dan khawatir soal ke mana arah valuasi saham ke depan,” ujarnya.

Tekanan juga melanda saham perangkat lunak. Snowflake dan Datadog melemah di tengah kekhawatiran bahwa perkembangan AI yang sangat cepat dapat mengganggu pemain lama.

“Perangkat lunak lama yang kaku menjadi sasaran empuk AI. Kami cenderung bearish terhadap sektor software secara umum,” kata Josh Chastant dari GuideStone Funds.

Di tengah pelemahan saham pertumbuhan, investor mulai beralih ke saham-saham berharga lebih murah yang tertinggal dari reli teknologi. Indeks S&P 500 Value naik untuk hari kelima berturut-turut, sementara indeks S&P 500 Growth justru turun.

Baca Juga: Wall Street Tertekan Kekhawatiran Bubble AI: Dow, S&P 500 dan Nasdaq Ditutup Melemah

Di luar tekanan sektor teknologi, saham Super Micro Computer melonjak setelah perusahaan menaikkan proyeksi pendapatan tahunan, didorong permintaan kuat server yang dioptimalkan untuk AI.

Saham Eli Lilly juga menguat dan menahan penurunan S&P 500, setelah perusahaan farmasi itu memproyeksikan laba 2026 di atas ekspektasi Wall Street.

Dari sisi data ekonomi, rilis laporan ketenagakerjaan pemerintah AS untuk Januari ditunda akibat penutupan sebagian pemerintah selama empat hari yang baru berakhir Selasa.

Sementara itu, laporan ketenagakerjaan ADP menunjukkan pertumbuhan tenaga kerja swasta AS pada Januari lebih rendah dari perkiraan, dengan penurunan terjadi di sektor jasa profesional, bisnis, dan manufaktur.

Selanjutnya: Sinopsis Drakor Bloody Flower & Jadwal Tayang di Disney+, Ini Pemerannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×