kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.119   32,00   0,18%
  • IDX 5.956   31,97   0,54%
  • KOMPAS100 774   2,73   0,35%
  • LQ45 591   1,82   0,31%
  • ISSI 205   1,67   0,82%
  • IDX30 335   0,95   0,28%
  • IDXHIDIV20 415   1,80   0,44%
  • IDX80 88   0,40   0,46%
  • IDXV30 113   0,58   0,52%
  • IDXQ30 107   0,10   0,10%

Rupiah dalam tren depresiasi terukur hingga akhir 2019


Kamis, 01 Agustus 2019 / 22:10 WIB


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

Saat itu terjadi, bisa dipastikan aliran dana asing yang masuk ke negara berkembang atau emerging market seperti Indonesia cenderung akan melambat. Bahkan, tercermin dari kondisi Kamis (1/8), asing cenderung melakukan profit taking saat mengetahui sikap hawkish The Fed.

Di sisi lain, perbedaan imbal hasil portofolio Indonesia dengan negara lain dinilai Enrico masih positif. Harapannya, secara perlahan dampak easing cycle dari kebijakan moneter The Fed akan berkurang.

Baca Juga: LPEM UI: Respons negatif pasar terhadap The Fed hanya sementara

Adapun hal-hal yang perlu diwaspadai bagi pergerakan kurs rupiah ke depan yakni sikap The Fed yang tidak se-dovish harapan pasar. Di sisi lain, Indonesia masih memiliki pekerjaa rumah (PR) uuntuk menekan CAD.

"Ada kemungkinan BI memangkas suku bunga 25bps lagi di Agustus 2019, untuk selanjutnya cukup memantau perkembangan pemangkasan FFR selanjutnya," jelasnya.

Baca Juga: The Fed hawkish, harga emas masih bisa menuju US$ 1.500




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×