Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mencatatkan penurunan kinerja pada Semester I-2026, seiring melemahnya penjualan dan laba perseroan.
Berdasarkan laporan keuangan yang dikutip Kontan, Jumat (31/7/2026), SIDO membukukan penjualan sebesar Rp 1,47 triliun pada semester I-2026, turun dari Rp1,83 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sejalan dengan itu, laba bruto perseroan tercatat sebesar Rp 740,75 miliar, turun dibandingkan Rp 1,04 triliun pada semester I-2025.
Dari sisi operasional, laba usaha SIDO juga turun signifikan menjadi Rp 422,62 miliar, dari sebelumnya Rp746,10 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Harga Anjlok 30%, Presdir Sido Muncul Borong Sejuta Saham SIDO
Adapun laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 333,65 miliar pada 1H26, merosot dari Rp 600,47 miliar pada 1H25.
Penurunan kinerja ini sejalan dengan kenaikan beban penjualan dan pemasaran yang mencapai Rp250,37 miliar, naik dari Rp229,80 miliar pada periode yang sama tahun 2025.
Serta beban umum dan administrasi sebesar Rp102,22 miliar yang juga naik dari Rp86,02 miliar pada periode yang sama.
Meski demikian, perseroan masih mencatatkan pendapatan lain-lain sebesar Rp35,26 miliar, meningkat dari Rp21,55 miliar pada periode yang sama tahun 2025.
Dari sisi neraca, total aset SIDO tercatat sebesar Rp3,26 triliun per 30 Juni 2026, turun dari Rp3,68 triliun pada akhir 2025.
Baca Juga: Kinerja Sido Muncul (SIDO) Turun di Awal 2026, Simak Rekomendasi Sahamnya
Total liabilitas perseroan menyusut menjadi Rp265,53 miliar dari sebelumnya Rp561,44 miliar, sementara total ekuitas tercatat sebesar Rp2,99 triliun, menurun dari Rp3,12 triliun pada akhir tahun 2025.
Secara keseluruhan, total penghasilan komprehensif berjalan SIDO tercatat sebesar Rp316,27 miliar pada Semester I-2026, turun dari Rp593,09 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Adapun laba per saham dasar (earnings per share/EPS) turun menjadi Rp11,34 dari sebelumnya Rp20,11 pada periode yang sama tahun 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
