kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.160   7,00   0,04%
  • IDX 4.960   -136,75   -2,68%
  • KOMPAS100 638   -19,23   -2,93%
  • LQ45 505   -13,14   -2,54%
  • ISSI 166   -4,71   -2,77%
  • IDX30 283   -7,79   -2,68%
  • IDXHIDIV20 382   -9,47   -2,42%
  • IDX80 74   -2,17   -2,86%
  • IDXV30 106   -2,60   -2,38%
  • IDXQ30 95   -2,45   -2,52%

Pelemahan rupiah akibat The Fed diprediksi hanya sementara


Kamis, 01 Agustus 2019 / 21:36 WIB


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

Perkiraannya, penguatan dolar AS tidak akan berlangsung lama, mengingat Negeri Paman Sam juga tidak menginginkan jika mata uangnya menguat terlalu dalam karena akan berdampak bagi kinerja ekspor mereka.

Hingga sisa akhir 2019, Ady memperkirakan The Fed berpeluang untuk memangkas suku bunga acuannya sebanyak 1-2 kali lagi. Dengan syarat, perekonomian AS masih menunjukkan kinerja stagnan dan inflasi 2% belum tercapai. 

Baca Juga: Rupiah ditutup melemah 0,67% di level Rp 14.116 per dolar AS

Sedangkan untuk Bank Indonesia (BI) diperkirakan masih memiliki ruang untuk memangkas suku bunga acuannya, mengacu pada kemungkinan The Fed. Apalagi target inflasi masih bergerak pada rentang target BI yakni 3,5% plus minus 1%, di mana inflasi Juli 2019 tercatat baru 3,25%. 

"Jadi memang ada probabilitas penurunan suku bunga acuan cukup besar hingga akhir tahun," tandas Ady.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×