kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Pasar kurang kondusif, menunda IPO keputusan tepat


Kamis, 26 Maret 2020 / 08:58 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi IPO atau Go Public; initial public offering; bursa efek indonesia; bei; KONTAN/Daniel Prabowo


Reporter: Kenia Intan | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Nara Hotel Internasional  menunda melakukan proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) hingga Juni 2020. IPO ditunda melihat pasar yang kurang kondusif.

Direktur Utama PT Nara Hotel Internasional Adrianus Daniel Sulaiman mengatakan, melalui rapat Direksi dan Komisaris diputuskan Nara Hotel tidak mengambil IPO tanggal 20 Maret.

Asal tahu saja, Nara Hotel  sebenarnya masih diberi kesempatan oleh Otoritas Jasa Keuangan  (OJK) untuk melakukan IPO ulang hingga 20 Maret 2020. IPO sebelumnya yang berlangsung  pada tanggal 3 dan 4 Februari 2020 itu gagal karena OJK menemukan kejanggalan.

Baca Juga: IHSG Semakin Loyo, Korporasi Tunda IPO

" Market juga sedang crash, investasi sedang kurang kondusif. Kami tunggu momen tepat untuk melakukan IPO lagi," kata Daniel dalam keterangan yang disampaikan kepada Kontan.co.id, Rabu (25/3).

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee melihat penundaan IPO di tengah pasar yang lesu merupakan keputusan tepat. Sebab, ketika suatu perusahaan akan melakukan IPO mereka ingin mendapatkan harga yang bagus.

Ketika pasar tidak terlalu mendukung ada kemungkinan saham yang dilepas tidak terserap pasar, sehingga lebih baik pelaksanaan IPO diundur terlebih dahulu.




TERBARU

[X]
×