kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

MSCI Perpanjang Evaluasi Indonesia hingga November, Pertimbangkan Penurunan Peringkat


Rabu, 24 Juni 2026 / 04:12 WIB
Diperbarui Rabu, 24 Juni 2026 / 05:07 WIB
MSCI Perpanjang Evaluasi Indonesia hingga November, Pertimbangkan Penurunan Peringkat
ILUSTRASI. MSCI akan memperpanjang peninjauan status Indonesia sebagai ekonomi emerging market dan mempertimbangkan penurunan ke frontier pada November.(REUTERS/Thomas White)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Penyedia indeks global MSCI menyatakan akan memperpanjang peninjauan status Indonesia sebagai ekonomi emerging market (pasar negara berkembang) dan mungkin akan mempertimbangkan opsi termasuk klasifikasi ulang ke status frontier (perbatasan), jika kemajuan tidak mencukupi pada peninjauan November.

Mengutip Reuters, Rabu (24/6/2026), penyedia indeks global tersebut mengisyaratkan kekhawatiran dari investor institusional internasional atas ketidaktransparanan yang terus-menerus dalam struktur kepemilikan saham dan dugaan perilaku perdagangan terkoordinasi di Indonesia.

MSCI menyatakan bahwa isu-isu ini berkaitan langsung dengan pilar "Arus Informasi dan Infrastruktur Pasar" dalam kerangka Aksesibilitas Pasar, dengan para pelaku pasar menyampaikan "kekhawatiran mendalam tentang kelayakan investasi" yang timbul dari isu-isu tersebut.

Baca Juga: Wall Street Selasa (23/6): S&P 500 dan Nasdaq Turun Imbas Aksi Jual Saham Teknologi

MSCI mengakui reformasi transparansi baru-baru ini yang diumumkan oleh regulator Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bursa saham PT Bursa Efek Indonesia (IDX), dan lembaga penyimpanan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Pasar saham Indonesia telah bergejolak sejak Januari, ketika MSCI membekukan saham Indonesia dalam indeksnya dan mengancam potensi penurunan peringkat menjadi status frontier market, dengan alasan kepemilikan yang tidak transparan, visibilitas free float yang lemah, dan data perdagangan yang tidak dapat diandalkan.

Baca Juga: Jelang Putusan MSCI, Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market Masih Terbuka

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×