kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.876   21,00   0,12%
  • IDX 6.277   -107,68   -1,69%
  • KOMPAS100 821   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,68   -1,37%
  • ISSI 216   -5,69   -2,56%
  • IDX30 347   -5,77   -1,63%
  • IDXHIDIV20 433   -6,98   -1,59%
  • IDX80 94   -1,46   -1,53%
  • IDXV30 119   -2,04   -1,69%
  • IDXQ30 112   -1,71   -1,50%

IHSG Jebol di Bawah 6.300, Cermati Saham Pilihan untuk Perdagangan Rabu (23/9)


Selasa, 22 September 2026 / 18:22 WIB
IHSG Jebol di Bawah 6.300, Cermati Saham Pilihan untuk Perdagangan Rabu (23/9)
ILUSTRASI. Pergerakan IHSG (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Yasmine Awalia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada perdagangan Selasa (22/9/2026). IHSG anjlok 1,69% atau 107,93 poin ke level 6.277,04, sekaligus kembali menembus ke bawah level psikologis 6.300.

Tekanan jual terjadi hampir di seluruh pasar dengan 533 saham berakhir di zona merah. Sektor energi dan industrial mencatat pelemahan terbesar, sementara sektor siklikal menjadi satu-satunya sektor yang menguat.

Di tengah kondisi pasar yang masih volatil, investor dapat mencermati sejumlah saham untuk perdagangan harian.

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda memasukkan BIPI, RMKE, dan CUAN dalam radar perdagangan, sedangkan LABA perlu dicermati karena masih menghadapi tekanan harga.

Baca Juga: IHSG Diproyeksi Uji Level 6.350-6.400 pada Rabu (16/9), Cermati Sentimennya

"Investor masih perlu mencermati respons pasar terhadap hasil RDG BI sebelum menentukan arah transaksi," ujar Reza, Selasa (22/9/2026).

Menurut Reza, pelemahan IHSG dipicu kombinasi sentimen risk-off global, tekanan rupiah, aksi jual pada sejumlah saham berkapitalisasi besar, serta sikap investor yang menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada Rabu (23/9).

Konsensus pasar masih memperkirakan BI mempertahankan BI Rate di level 5,75%. Namun, perhatian investor tidak hanya tertuju pada keputusan suku bunga, melainkan juga sinyal kebijakan BI dalam merespons tekanan rupiah dan kondisi pasar global.

Jika BI mempertahankan BI Rate sekaligus memberikan sinyal yang mendukung stabilisasi rupiah, peluang technical rebound IHSG masih terbuka. Sebaliknya, tekanan pasar berpotensi berlanjut apabila rupiah, sentimen global dan harga minyak kembali memburuk.

Tekanan terhadap IHSG juga tercermin secara teknikal. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang mencatat IHSG telah ditutup di bawah moving average (MA) 60 dan MA100.

Baca Juga: IHSG Bangkit, Ini 10 Saham Blue Chip dengan PER Terendah untuk Pilihan Investasi

Kondisi ini membuka ruang bagi indeks untuk menguji level psikologis 6.200. "Secara teknikal, IHSG diperkirakan menguji 6.200 dan terdapat gap di level 6.186," kata Alrich.

Reza memperkirakan IHSG masih bergerak volatil dengan kecenderungan wait and see pada perdagangan berikutnya. Area 6.250-6.200 menjadi support penting, sementara resistance berada di 6.370-6.410.

Dari eksternal, pasar masih dibayangi sikap hawkish The Fed, tingginya yield US Treasury serta ketidakpastian hubungan AS-Iran.

Harga minyak kembali menjadi perhatian setelah sempat turun akibat harapan adanya upaya diplomatik untuk meredakan konflik AS-Iran.

Namun, belum adanya kesepakatan konkret dan risiko gangguan pasokan di Selat Hormuz masih membuat harga minyak bergerak volatil. Sementara itu, rupiah kembali tertekan dan ditutup melemah 0,14% ke Rp17.850 per dolar AS pada Selasa (22/9).

Baca Juga: The Fed Mengerek Bunga Acuan dan Rupiah Tembus Rp17.700, Ini Risiko bagi IHSG

Dengan kondisi tersebut, arah pasar dalam jangka pendek akan sangat dipengaruhi hasil RDG BI, terutama keputusan BI Rate dan panduan kebijakan selanjutnya.

Investor juga perlu memperhatikan pergerakan support IHSG sebelum meningkatkan posisi di saham-saham yang masuk radar perdagangan harian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×