Penulis: Bimo Adi Kresnomurti | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Simak profil BSSR yang menjadi sorotan segera bagi dividen interim. PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) merupakan emiten yang bergerak di sektor energi, khususnya pertambangan dan perdagangan batu bara.
Perseroan menjalankan kegiatan pertambangan di Kalimantan dan memiliki entitas anak PT Antang Gunung Meratus (AGM).
Selain mengandalkan produksi dan penjualan batu bara, BSSR juga dikenal sebagai salah satu emiten yang membagikan dividen kepada pemegang saham.
Terbaru, perseroan kembali menyiapkan dividen interim tahun buku 2026 sebesar US$60 juta, setelah pada 2025 dan 2026 membagikan sejumlah dividen dari laba tahun buku 2025.
Baca Juga: POWR Tebar Dividen Rp49,52 per Saham: Cek Profil hingga Kinerja Emiten Listrik Ini
Dividen Interim BSSR 2026
BSSR kembali membagikan dividen kepada pemegang saham. Terbaru, perseroan menetapkan dividen tunai interim I tahun buku 2026 sebesar US$60 juta.
Dengan jumlah saham beredar sebanyak 2,6165 miliar saham, dividen tersebut setara sekitar US$0,0229314 atau Rp406,16 per saham. Nilai rupiah dapat berubah sesuai kurs yang digunakan dalam pembayaran dividen.
Dividen interim tersebut setara sekitar 95% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk hingga semester I 2026, yang mencapai US$63,01 juta.
Melansir data IPOT, harga saham BSSR naik 10,77% atau menuju Rp 5.450/saham pada pembukaan sesi 1 perdagangan Selasa (22/9).
Lalu, seperti apa profil emiten ini? Cek informasi mengenai profil saham BSSR berikut ini.
Baca Juga: Dividen Final SMDR Rp12 per Saham: Cek Profil Emiten Logistik dan Kargo Ini
Jadwal dividen interim BSSR
| Keterangan | Tanggal |
|---|---|
| Cum dividend pasar reguler & negosiasi | 29 September 2026 |
| Ex dividend pasar reguler & negosiasi | 30 September 2026 |
| Cum dividend pasar tunai | 1 Oktober 2026 |
| Ex dividend pasar tunai | 2 Oktober 2026 |
| Recording date | 1 Oktober 2026 |
| Pembayaran dividen | 9 Oktober 2026 |
| Dividen per saham | sekitar Rp406,16 |
| Total dividen | US$60 juta |
Dengan demikian, pemegang saham yang tercatat sesuai ketentuan recording date 1 Oktober 2026 berhak menerima dividen interim tersebut. Pembayaran dijadwalkan pada 9 Oktober 2026
Baca Juga: SRTG Tebar Dividen Rp 103,3 per Saham: Cek Profil hingga Kinerja Emiten Ini
Profil Singkat BSSR
PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) merupakan perusahaan pertambangan batu bara yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Kegiatan usaha perseroan mencakup pertambangan, pengolahan, pengangkutan, serta perdagangan batu bara. Operasi BSSR berada di Kalimantan Timur, sedangkan kegiatan pertambangan melalui PT Antang Gunung Meratus dilakukan di Kalimantan Selatan.
Dengan karakteristik tersebut, pendapatan BSSR terutama dipengaruhi oleh volume produksi, volume penjualan, harga jual batu bara, serta kondisi pasar batu bara domestik dan global.
Baca Juga: CLPI Tebar Dividen Jumbo Rp170 per Saham: Cek Profil Emiten dan Kinerjanya
Lini Usaha BSSR
1. Pertambangan batu bara
Bisnis utama BSSR adalah pertambangan batu bara. Perseroan melakukan kegiatan mulai dari eksplorasi, penambangan hingga pengolahan batu bara sebelum dipasarkan kepada pelanggan.
BSSR memiliki kegiatan pertambangan di Kalimantan Timur, sedangkan PT Antang Gunung Meratus menjadi salah satu entitas penting dalam kegiatan produksi batu bara di Kalimantan Selatan.
2. Penjualan dan perdagangan batu bara
Batu bara yang diproduksi kemudian dijual kepada pelanggan domestik maupun luar negeri. Pasar ekspor menjadi bagian penting dari bisnis BSSR. Pada semester I 2026, penjualan ekspor mencapai sekitar US$296,5 juta, atau sekitar 82% dari total penjualan perseroan.
Komposisi tersebut membuat kinerja BSSR juga berkaitan dengan perkembangan permintaan dan harga batu bara di pasar internasional.
3. PT Antang Gunung Meratus
PT Antang Gunung Meratus (AGM) merupakan entitas anak BSSR yang bergerak di bidang pertambangan batu bara.
AGM menjalankan operasi pertambangan di wilayah Kalimantan Selatan, termasuk Kabupaten Tapin dan Hulu Sungai Selatan.
Kehadiran AGM membuat sumber produksi BSSR tidak hanya berasal dari tambang yang dioperasikan langsung oleh perseroan.
Baca Juga: Dividen JECC Rp40 per Saham Cum Date Kamis (2/7): Cek Profil Emiten Ini
Manajemen BSSR
Berdasarkan perubahan susunan pengurus perseroan pada 2026, Widada menjabat sebagai Direktur Utama BSSR.
1. Susunan Direksi
| Nama | Posisi | Terafiliasi |
|---|---|---|
| Widada | Direktur Utama | Ya |
| Rajesh Daga | Wakil Direktur Utama | Ya |
| Deden Ramdhan | Direktur | Ya |
| Arun Viswanathan | Direktur | Ya |
| Dongho Lee | Direktur | Ya |
| Wong Liong Tje | Direktur | Ya |
| Fareza Deshandi | Direktur | Ya |
2. Susunan Dewan Komisaris
| Nama | Posisi | Independen |
|---|---|---|
| Badrodin Haiti | Komisaris Utama | Tidak |
| Sanjeev Churiwala | Wakil Komisaris Utama | Tidak |
| Prof. Dr. Ir. Irwandy Arif, M.Sc | Komisaris | Ya |
| Paul Tambunan | Komisaris | Ya |
| RR. Assistia Semiawan | Komisaris | Ya |
| Adikin Basirun | Komisaris | Tidak |
| Seok Chul Sohn | Komisaris | Tidak |
| Anjali Pandey | Komisaris | Tidak |
Kinerja Keuangan BSSR Semester I 2026
Merangkum data BEI, BSSR membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
| Kinerja | 6M 2026 | 6M 2025 |
|---|---|---|
| Pendapatan | Rp6,21 triliun | Rp5,30 triliun |
| Laba bruto | Rp2,32 triliun | Rp1,72 triliun |
| EBITDA | Rp1,84 triliun | Rp1,36 triliun |
| Laba bersih | Rp1,08 triliun | Rp806,4 miliar |
Pendapatan BSSR pada enam bulan pertama 2026 mencapai sekitar Rp6,21 triliun, meningkat dibandingkan Rp5,30 triliun pada semester I 2025.
Laba bruto naik menjadi sekitar Rp2,32 triliun. EBITDA mencapai Rp1,84 triliun, sedangkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai sekitar US$63,01 juta.
Data laba tersebut kemudian menjadi salah satu dasar perseroan dalam menetapkan pembagian dividen interim 2026.
Tonton: 23.000 Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi Oktober, Apa yang Dijual?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














