Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) cetak kinerja kurang menggembirakan di periode Januari-September 2026. Di mana, penjualan dan laba bersih SIDO hingga kuartal III-2026 turun.
Berdasarkan laporan keuangan SIDO yang disampaikan pada Selasa (27/10/2026), laba bersih perusahaan sebesar Rp 619,1 miliar hingga September 2026. Angka tersebut turun 24,4% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan Rp 818,54 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Penurunan laba bersih sejalan dengan penjualan SIDO yang tercatat Rp 2,5 triliun selama sembilan bulan pertama 2026, turun 8,4% YoY.
Baca Juga: Investor Mulai Memanfaatkan Aset Tertokenisasi untuk Diversifikasi Portofolio
Penurunan penjualan tersebut terjadi di tengah kenaikan beban pokok penjualan sebesar 1% YoY menjadi Rp 1,19 triliun di sembilan bulan pertama 2026. Kondisi ini membuat laba bruto SIDO turun 15,7% YoY menjadi Rp 1,3 triliun, dibandingkan Rp 1,55 triliun pada September 2025.
Dari sisi beban operasional, beban penjualan dan pemasaran turun 2,6% YoY menjadi Rp 401,44 miliar dari Rp 412,25 miliar di September 2025. Namun, beban umum dan administrasi meningkat 11,5% YoY menjadi Rp 155,73 miliar dari Rp 139,63 miliar.
SIDO juga mencatat kenaikan pendapatan lain-lain sebesar 46,2% YoY menjadi Rp 48,01 miliar dari Rp 32,84 miliar. Meski demikian, laba usaha perusahaan turun 23,3% YoY menjadi Rp 788,01 miliar dari Rp 1,03 triliun.
Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan turun 23,8% YoY menjadi Rp 802,51 miliar dari Rp 1,05 triliun. Beban pajak penghasilan neto juga turun 21,7% YoY menjadi Rp 183,41 miliar dari Rp 234,21 miliar.
Dari sisi neraca, total aset SIDO per 30 September 2026 tercatat sebesar Rp 3,65 triliun, turun 0,9% dibandingkan posisi akhir Desember 2025 sebesar Rp 3,68 triliun. Total liabilitas turun 33,4% menjadi Rp 374,23 miliar dari Rp 561,44 miliar, sedangkan total ekuitas meningkat 4,9% menjadi Rp 3,27 triliun dari Rp 3,12 triliun.
Adapun laba per saham dasar SIDO hingga September 2026 tercatat sebesar Rp 21,04, turun 23,5% dibandingkan Rp 27,52 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














