kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.016.000   36.000   1,82%
  • USD/IDR 16.860   -50,00   -0,30%
  • IDX 6.521   74,86   1,16%
  • KOMPAS100 938   10,80   1,17%
  • LQ45 729   7,18   1,00%
  • ISSI 208   2,31   1,12%
  • IDX30 377   2,42   0,64%
  • IDXHIDIV20 457   4,03   0,89%
  • IDX80 106   1,16   1,11%
  • IDXV30 113   1,37   1,23%
  • IDXQ30 124   0,53   0,43%

Kompak, Rupiah Jisdor Menguat 0,21% ke Rp 15.415 Per Dolar AS pada Rabu (11/9)


Rabu, 11 September 2024 / 15:30 WIB
Kompak, Rupiah Jisdor Menguat 0,21% ke Rp 15.415 Per Dolar AS pada Rabu (11/9)
ILUSTRASI. Rupiah di Jisdor Bank Indonesia (BI) ada di level Rp 15.415 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (11/9). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Spt.


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ada di level Rp 15.415 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (11/9), menguat 0,21% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 15.447 per dolar AS.

Pergerakan rupiah di Jisdor BI sejalan dengan rupiah spot. Di pasar spot, rupiah ditutup pada level Rp 15.402 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,34% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 15.455 per dolar AS.

Di Asia, mayoritas mata uang kompak menguat terhadap dolar AS. Pesso Filipina mencatat penguatan terbesar yakni 0,78%, disusul yen Jepang yang naik 0,54%, rupiah menguat 0,34%, won Korea naik 0,33%, ringgit Malaysia naik 0,32%, dolar Singapura menguat 0,20%.

Baca Juga: Perkasa, Rupiah Spot DItutup Menguat ke Rp 15.402 Per Dolar AS Pada Hari Ini (11/9)

Dolar Taiwan menguat 0,15%, yuan China menguat 0,11%, baht Thailand menguat 0,05% dan rupee India menguat 0,03% terhadap dolar AS.

Sedangkan dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang yang melemah terhadap dolar AS sore ini dengan pelemahan 0,008%.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhada mata uang utama dunia ada di 101,43, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 101,63.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×