kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas pada Kamis (13/8), Ini Proyeksinya


Rabu, 12 Agustus 2026 / 20:04 WIB
IHSG Berpeluang Menguat Terbatas pada Kamis (13/8), Ini Proyeksinya
ILUSTRASI. IHSG Melemah-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (12/8/2026), di tengah meredanya tekanan pasar menjelang hasil MSCI August Index Review. Namun, penguatan tersebut dinilai belum mengubah fase konsolidasi IHSG yang masih berlangsung.

IHSG naik 105,97 poin atau 1,69% ke level 6.373,85. Dengan posisi tersebut, IHSG masih berada dalam proses menguji area resistance 6.400.

Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH-Project William Hartanto mengatakan, sentimen terkait MSCI turut membantu menenangkan tensi di pasar dan mendorong penguatan IHSG pada perdagangan Rabu.

Baca Juga: Rupiah dan Yen Masih Tertekan, Ini Sentimen Penggerak Valas Asia

“Efek sentimen MSCI menenangkan tensi pasar, namun ini masih temporer karena belum mengubah fase konsolidasi IHSG yang masih berlangsung,” ujarnya dalam risetnya yang dikutip Kontan, Rabu (12/8/2026).

Menurut William, IHSG saat ini masih berada dalam fase konsolidasi pada rentang 5.800 hingga 6.400. Dengan demikian, meskipun peluang penguatan masih terbuka, ruang kenaikannya dinilai cenderung terbatas selama IHSG belum mampu keluar dari area konsolidasi tersebut.

Adapun hasil MSCI August Index Review menjadi salah satu perhatian utama pelaku pasar. MSCI dijadwalkan mengumumkan hasil tinjauan indeks pada 12 Agustus 2026 setelah pukul 23.00 waktu CEST. 

Dalam konteks tersebut, William menilai sentimen MSCI berpotensi memberikan dorongan jangka pendek bagi IHSG. Namun, investor tetap perlu mencermati kemampuan indeks menembus area resistance 6.400 untuk melihat keberlanjutan tren penguatan.

“Masih bergerak konsolidasi, peluang penguatan terbatas dalam pengujian resistance 6.400 sangat terbuka hingga akhir pekan,” jelas William.

Untuk perdagangan Kamis (13/8/2026), William memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang 6.300 hingga 6.414.

Sementara itu, dari sisi pilihan saham, William merekomendasikan investor mencermati saham PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Untuk LSIP, ia memberikan rekomendasi buy dengan estimasi target harga di kisaran Rp1.485-Rp1.500 per saham. Sementara TPIA juga direkomendasikan buy dengan estimasi target harga Rp2.190-Rp2.250 per saham.

Dengan demikian, pergerakan IHSG pada Kamis diperkirakan masih cenderung konsolidatif, meskipun peluang penguatan lanjutan tetap terbuka apabila indeks mampu menguji dan menembus area resistance 6.400.

Baca Juga: Emiten Translog Masih Melaju, Simak Prospek dan Rekomendasi Sahamnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×