kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Ini saran analis sebelum membeli saham-saham yang akan rights issue


Selasa, 12 Mei 2020 / 09:44 WIB
ILUSTRASI. Penyerahan donasi penanggulangan Covid-19 oleh Asosiasi Emiten Indonesia kepada Pasar Modal Peduli Indonesia di Bursa Efek Indonesia, Jakarta (20/4/2020).


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, harga pelaksanaan juga bisa dijadikan pertimbangan apakah cukup sesuai dengan kondisi perusahaan sekarang dan prospeknya ke depan. Aria mengamini, suatu rights issue akan lebih menarik ketika harga pelaksanaanya berada di bawah harga pasar.

“Namun dengan kondisi saat ini tentu tidak mudah juga untuk menetapkan harga yang lebih rendah dari harga pasar,” tutup dia.

Baca Juga: JPFA hingga SCMB akan rights issue, mana yang paling menarik dieksekusi?

Kontan.co.id mencatat, setidaknya ada tujuh emiten yang siap menggelar aksi right issue. Emiten-emiten tersebut adalah PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Bank Yudha Bhakti Tbk (BBYB), dan PT PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR).

Entitas anak usaha PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), yakni PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) juga berencana untuk melakukan aksi korporasi ini.

Baca Juga: Pasar saham ambles, emiten-emiten ini tetap gelar rights issue

Ada pula PT Acset Indonusa Tbk (ACST), PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS), dan PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (MCOR) yang berencana menerbitkan saham baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×