kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.147   50,00   0,28%
  • IDX 5.373   -66,16   -1,22%
  • KOMPAS100 696   -6,74   -0,96%
  • LQ45 542   -4,89   -0,89%
  • ISSI 183   -3,13   -1,68%
  • IDX30 304   -2,05   -0,67%
  • IDXHIDIV20 401   -1,94   -0,48%
  • IDX80 80   -0,68   -0,84%
  • IDXV30 111   -0,79   -0,70%
  • IDXQ30 101   -0,36   -0,35%

IHSG Ditutup Melemah 1,22% di Senin (26/10), Begini Proyeksi IHSG Dalam Sepekan


Senin, 26 Oktober 2026 / 16:22 WIB
IHSG Ditutup Melemah 1,22% di Senin (26/10), Begini Proyeksi IHSG Dalam Sepekan
ILUSTRASI. IHSG dibuka menguat (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)


Reporter: Yasmine Awalia | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 4,90% dalam sepekan pada periode 19-23 Oktober 2026 dan ditutup di level 5.439. Namun, penguatan tersebut diiringi aksi jual bersih investor asing di pasar reguler yang mencapai Rp 8 triliun.

Hingga akhir perdagangan Senin (26/10/2026), IHSG ditutup melemah 1,22% di level 5.373,09. Sementara dalam lima hari IHSG menguat 7,83%. 

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) David Kurniawan menilai, pergerakan pasar saham domestik dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Dari eksternal, pelaku pasar mencermati arah kebijakan suku bunga bank sentral utama, pergerakan dolar Amerika Serikat (AS), serta risiko geopolitik yang mempengaruhi harga minyak.

Dari dalam negeri, keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 5,75% dan cadangan devisa sebesar US$ 146,5 miliar menjadi faktor yang menopang stabilitas ekonomi. Meski demikian, isu transparansi pasar dan investability Indonesia menjelang pengumuman indeks MSCI masih menjadi perhatian investor asing.

Baca Juga: Kebijakan Buyback Saham Tanpa RUPS Diperpanjang hingga 2027, Ini Catatan Analis

Untuk pekan perdagangan 26–30 Oktober 2026, David memperkirakan IHSG bergerak mixed dengan peluang menguji level resistance 5.500–5.540. Pergerakan indeks akan dipengaruhi oleh perkembangan sentimen global dan rilis laporan keuangan kuartal III-2026 emiten berkapitalisasi besar.

"Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak mixed dengan peluang menguji kisaran resistance 5.500–5.540 selama ditopang arus transaksi domestik yang solid," ujar David dalam siaran pers, Senin (26/10/2026).

Di tengah dinamika tersebut, Indo Premier Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham untuk strategi trading pekan ini, yakni PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO).

UNTR direkomendasikan buy dengan target harga Rp 26.650 dan stop loss Rp 24.500. Menurut Indo Premier Sekuritas, saham ini berpotensi membentuk pola golden cross pada indikator moving average (MA), sementara aliran smart money terpantau kembali masuk dalam lima hari terakhir.

Selanjutnya, BDMN direkomendasikan buy on breakout dengan harga masuk Rp 5.100, target Rp 5.600, dan stop loss Rp 4.820. Rekomendasi ini didasarkan pada tren pergerakan saham yang menguat dan potensi penembusan level harga tertentu dengan dukungan aliran smart money.

Adapun PGEO direkomendasikan buy dengan harga masuk Rp 1.025, target Rp 1.100, dan stop loss Rp 990. Saham ini dinilai menarik karena konsisten bergerak di atas MA5 dan berpotensi menembus garis tren jangka pendek.

Selain saham individual, IPOT juga menyoroti Premier ETF IDX High Dividend 20 (XIHD), produk reksa dana berbentuk ETF yang berinvestasi pada saham-saham berdividen tinggi. Produk ini dapat menjadi alternatif bagi investor yang mengincar potensi pendapatan dividen di tengah fluktuasi pasar saham.

Baca Juga: Kebijakan Buyback Saham Tanpa RUPS Diperpanjang hingga 2027, Ini Catatan Analis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×