Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Sanny Cicilia
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan terkoreksi hari ini seiring dengan penguatan dollar AS.
David Nathanael, analis First Asia Capital mengatakan penguatan dollar AS seiring data ekonomi AS yang keluar akan berpeluang menekan kembali nilai tukar rupiah dan mempengaruhi perdagangan saham. "Pergerakan pasar global yang cenderung di teritori negatif akan mempengaruhi perdagangan saham hari ini." Kata David dalam riset yang diterima KONTAN, Kamis (3/12).
Prediksinya, IHSG akan bergerak bervariasi dalam rentang konsolidasi cenderung melemah di kisaran support 4.510- 4.480 dan resistance 4.580- 4.610.
Pada perdagangan kemarin (2/12), IHSG terkoreksi tipis 11,805 poin (026%) ke level 4545,863, setelah sehari sebelumnya menguat 2,5%. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih Rp 362,20 miliar. Aksi ambil untung terutama melanda saham sektor konsumsi, semen, dan manufaktur.
Menurut David, koreksi IHSG kemarin terimbas sentimen kawasan emerging market yang saat ini tertuju pada sejumlah agenda bank sentral utama dunia, seperti pertemuan ECB Kamis pekan ini, pernyataan Gubernur The Fed dan data tenaga kerja AS akhir pekan ini yang turut mempengaruhi hasil pertemuan The Fed pertengahan bulan ini.
Sementara tadi malam bursa global bergerak di teritori negatif. Indeks Eurostoxx di kawasan Euro koreksi 0,32% di 3468,66. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street terkoreksi masing-masing 0,89% dan 1,10% tutup di 17729,68 dan 2079,51.
David melihat tekanan jual di Wall Street terutama dipicu anjloknya saham sektor energi setelah harga minyak mentah tadi malam anjlok 4,21% di USD40,09/barrel. Probabilitas kenaikan tingkat bunga The Fed Desember ini yang semakin tinggi menyusul pernyataan Gubernur The Fed Janet Yellen atas perkembangan moderat perekonomian AS turut memicu aksi jual. Angka penambahan kesempatan kerja November lalu mencapai 217 ribu di atas estimasi sebelumnya 191ribu.
Di kawasan Euro inflasi November 0,1% (yoy) d bawah target bank sentral 2% tahun ini memicu spekulasi ECB akan menambah dana stimulus pada pertemuan kamis ini dan menyebabkan Euro melemah atas dolar AS.
Saham-saham pilihan David hari ini antara lain:
BBCA 13100-13700 BoW, SL 12900
JSMR 4800-5050 Buy, SL 4700
PTPP 3720-3900 TB, SL 3600
PGAS 2750-2950 BoW, SL 2700
UNTR 16300-17200 Buy, SL 16000
LSIP 1260-1340 BoW, SL 1180
PWON 470-500 TB, SL 455
SMRA 1560-1680 TB, SL 1540
AKRA 6200-6400 TB, SL 6100
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News