kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Harga minyak seputar US$ 40 jelang rapat OPEC


Kamis, 03 Desember 2015 / 08:15 WIB
Harga minyak seputar US$ 40 jelang rapat OPEC


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

HONG KONG. Harga minyak mentah dunia masih tertahan di kisaran US$ 40 per barel menjelang pertemuan Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) di Wina, besok (4/12). 

Harga minyak di pasar berjangka Kamis (3/12) menguat tipis 0,8%, setelah kemarin merosot hingga 4,6%. Jelang pertemuan akbar tersebut, keputusan negara-negara penghasil minyak tersebut terpecah lantaran mayoritas siap memangkas produksi, tapi tidak  Arab Saudi dan negara-negara teluk, menurut media khusus minyak milik pemerintah Iran, Shana.

"Pasar berekspektasi tidak ada perubahan kebijakan dari negara-negara produsen minyak besar. Justru merupakan kejutan kalau mereka mau memangkas produksi minyak," kata Mark Pervan, Head of Commodity Research di Australia & New Zealand Banking Group Ltd. di Melbourne.

Harga minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari diperdagangkan di level US$ 40,2 per barel di bursa New York Mercantile Exchange pada pukul 8:48 waktu Hong Kong, atau naik 26 sen. Kemarin, harga minyak di kontrak ini sempat tenggelam ke US$ 39,94. 

Sedangkan harga minyak jenis Brent tergelincir US$ 1,95 atau 4,4% kemarin menjadi US$ 42,49 di bursa ICE Futures Europe Exchange, London. Ini harga penutupan terendah sejak Maret 2009. 

Harga minyak telah merosot 39% sejak November tahun lalu ketika Arab Saudi memimpin OPEC untuk mempertahankan produksi minyak dan menuding banjir minyak-shale dari Amerika Serikatlah yang menyebabkan terpangkasnya harga komoditas ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×