kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Morgan Stanley Borong Saham Alfamart (AMRT), Rogoh Kocek Rp 206 Miliar


Rabu, 03 Juni 2026 / 18:52 WIB
Morgan Stanley Borong Saham Alfamart (AMRT), Rogoh Kocek Rp 206 Miliar
ILUSTRASI. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk AMRT (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Morgan Stanley and Co International Plc tercatat melakukan pembelian saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), pengelola jaringan gerai Alfamart.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan Rabu (3/6/2026), Morgan Stanley membeli 179.137.756 saham AMRT di harga pelaksanaan Rp 1.151 per saham. 

Dengan begitu, Morgan Stanley perlu merogoh kocek hingga Rp 206 miliar. Transaksi pembelian saham itu telah dilakukan pada Jumat (29/6/2026) lalu.

Baca Juga: SBN Ritel ST016 Catatkan Pemesanan Tertinggi, Capai Rp 22,62 Triliun

Tapi pada hari yang sama, Morgan Stanley juga menjual sebanyak 1.293.000 saham AMRT dengan harga Rp 1.346 per saham. Nilai divestasi tersebut mencapai Rp 1,74 miliar.

"Tujuan transaksi dari penjualan dan pembelian ialah investasi, dengan status kepemilikan saham adalah langsung," kata manajemen AMRT.

Lewat transaksi tersebut, kini Morgan Stanley mengempit 3.827.302.196 saham AMRT dari sebelumnya 3.649.457.440 saham.

Adapun harga saham AMRT berada di level Rp 1.350 per saham pada penutupan perdagangan Rabu (3/6/2026). Secara tahun berjalan, pergerakan harga saham ini anjlok hingga 31,65%

Melansir laporan kinerja keuangannya, Kamis (4/5/2026), penjualan bersih AMRT mencapai Rp 35,24 triliun pada kuartal I-2026, meningkat 7,53% year on year (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 32,77 triliun.

Dari sisi bottom line, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih AMRT tembus Rp 1,07 triliun di awal tahun 2026, meningkat 10,29% yoy dari posisi sebelumnya Rp 975,11 miliar.

Baca Juga: Meski Kinerja Tersendat pada Kuartal I, Prospek AADI pada Tahun 2026 Masih Menarik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×