kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.535   -123,00   -0,70%
  • IDX 6.675   -11,30   -0,17%
  • KOMPAS100 877   -0,09   -0,01%
  • LQ45 664   -1,78   -0,27%
  • ISSI 234   0,43   0,18%
  • IDX30 369   -2,25   -0,61%
  • IDXHIDIV20 456   -2,22   -0,48%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,22   -0,17%
  • IDXQ30 118   -0,52   -0,43%

Anak Usaha Selamat Sempurna (SMSM) Kecipratan Berkah Koperasi Merah Putih


Rabu, 09 September 2026 / 14:14 WIB
Anak Usaha Selamat Sempurna (SMSM) Kecipratan Berkah Koperasi Merah Putih
ILUSTRASI. Gedung Koperasi Merah Putih (Dok/Kurniawan Aji)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) mengungkapkan program Koperasi Merah Putih turut memberikan dampak positif terhadap kinerja salah satu anak usahanya, PT Hydraxle Perkasa. 

Wakil Direktur Utama SMSM Ang Andri Pribadi menjelaskan mengatakan pesanan produk atau order yang diterima perusahaan selama ini datang dari jaringan dealer, dan sebagian order tersebut ternyata berkaitan dengan kebutuhan yang muncul seiring berjalannya program Koperasi Merah Putih.

Ang memaparkan penjualan Hydraxle Perkasa meningkat cukup signifikan pada semester I-2026, dari sebelumnya sekitar Rp 70 miliar menjadi sekitar Rp 92 miliar, atau tumbuh sekitar 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Segera Right Issue 2,8 Miliar Saham Baru, Cek Profil BMAS dan Kinerja Terbarunya

"Untuk ke depannya kita melihat bahwa mungkin pada semester kedua ini masih ada beberapa order dari dealer berkaitan dengan kooperasi Merah Putih," kata Ang dalam agenda paparan publik, Rabu (9/9/2026).

Dari sisi struktur kepemilikan, SMSM tercatat menguasai 51% saham PT Hydraxle Perkasa. Perusahaan ini bergerak di segmen perakitan dump body dengan produk andalan bermerek Dump Truck ADR.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Perusahaan SMSM Lidiana Widjojo menambahkan bahwa kinerja Hydraxle Perkasa menunjukkan perbaikan sepanjang Januari hingga Juni 2026. Menurutnya, tren positif ini tidak lepas dari membaiknya kondisi di industri perkebunan dan pertambangan.

Selain faktor tersebut, ia juga menyebut kontribusi dari program Koperasi Desa Merah Putih sebagai salah satu pendorong tambahan bagi kinerja anak usaha ini.

"Ini seiring dengan meningkatnya penjualan, khususnya perbaikan pada industri tambang dan perkebunan. Perusahaan ini juga menjadi support atau bagian dari supply ke program pemerintah yaitu Koperasi Merah putih," tambah Lidiana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×