kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Fraksi harga baru bisa naikkan frekuensi transaksi


Senin, 02 Mei 2016 / 17:02 WIB


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Perubahan fraksi harga baru mulai berlaku pada hari ini, diharapkan bisa berdampak positif pada peningkatan aktivitas transaksi di pasar saham. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio berharap, frekuensi perdagangan di BEI bisa meningkat di atas 250.000 kali transaksi per hari.

Saat ini, rata-rata frekuensi transaksi berada di kisaran 230.000-240.000 per hari. "Diharapkan ada kenaikan frekuensi sampai di atas 250.000 kali. Naiknya itu sekitar 5% jangan dibilang kecil," ujar Tito, Senin (2/5).

Ia menjelaskan, meningkatkan aktivitas transaksi harus dibarengi dengan menaikkan jumlah investor. Sementara nilai transaksi harian diharapkan masih bisa mencapai target Rp 7 triliun per hari, naik dari rata-rata nilai transaksi saat ini sekitar Rp 5,7 triliun.

Setelah sebelumnya diberlakukan tiga kelompok fraksi, kini fraksi harga saham di BEI menjadi lima kelompok. Pertama, harga saham di kisaran Rp 50-Rp 200 memiliki fraksi harga Rp 1. Kelompok kedua, harga saham Rp 200- Rp 500 memiliki fraksi harga Rp 2. Lalu, kelompok ketiga, harga saham Rp 500-Rp 2.000 memiliki fraksi harga Rp 5.

Kelompok keempat, harga saham Rp 2.000-Rp 5.000 memiliki fraksi harga Rp 10. Dan kelompok kelima, harga saham Rp 5.000 memiliki fraksi harga Rp 25.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×