Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) resmi menuntaskan pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Aksi korporasi ini menjadi langkah strategis emiten yang bergerak di bidang perdagangan besar mesin, peralatan, dan perlengkapan lainnya ini untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung pengembangan usaha ke depan.
Pelaksanaan private placement sepenuhnya dilakukan oleh PT PIMSF Pulogadung (PIMSF) selaku pemegang saham pengendali. Aksi tersebut merupakan tindak lanjut atas persetujuan yang diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada 22 Juni 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan, GPSO menerbitkan sebanyak 66.674.000 saham baru dalam aksi private placement tersebut. Saham baru diterbitkan dengan nilai nominal Rp 50 per saham dan harga pelaksanaan sebesar Rp 427 per saham.
Baca Juga: LPEI Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Senilai Rp 112 Miliar
Dari aksi korporasi ini, GPSO berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp 28,47 miliar. Tambahan modal tersebut diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan perusahaan, sekaligus menjadi penopang pendanaan bagi pengembangan bisnis dan operasional di sektor perdagangan besar mesin, peralatan, dan perlengkapan lainnya.
Pelaksanaan private placement juga berdampak pada peningkatan jumlah saham beredar GPSO. Sebelum aksi korporasi dilakukan, jumlah saham GPSO tercatat sebanyak 666.741.103 saham. Setelah penerbitan saham baru sebanyak 66.674.000 saham , total saham perseroan meningkat menjadi 733.415.103 saham.
GPSO mendistribusikan saham baru kepada PT PIMSF Pulogadung pada 3 Juli 2026, kemudian saham hasil private placement resmi dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 6 Juli 2026. Selanjutnya, hasil pelaksanaan aksi korporasi tersebut diumumkan kepada publik melalui keterbukaan informasi pada 7 Juli 2026.
Dengan rampungnya seluruh tahapan private placement, PT Geoprima Solusi Tbk memperkuat basis permodalannya untuk mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang. GPSO berharap tambahan dana dari pemegang saham pengendali dapat meningkatkan kapasitas ekspansi usaha sekaligus memperkuat kinerja operasional di tengah peluang pertumbuhan sektor perdagangan mesin dan peralatan.
Pada Jumat (17/7/2026), saham GPSO naik 1,23% di Rp 330 per saham. Sementara dalam lima hari saham GPSO naik 13,79%.
Baca Juga: Rupiah Menguat 0,80% Dalam Sepekan, Pasar Nantikan Keputusan RDG BI
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
