CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.545   16,00   0,09%
  • IDX 6.668   -9,85   -0,15%
  • KOMPAS100 878   1,16   0,13%
  • LQ45 664   0,22   0,03%
  • ISSI 233   -0,44   -0,19%
  • IDX30 369   -0,37   -0,10%
  • IDXHIDIV20 457   0,26   0,06%
  • IDX80 100   0,19   0,19%
  • IDXV30 127   0,36   0,28%
  • IDXQ30 118   -0,15   -0,13%

Dua Sektor Ini Jadi Pilihan Manajer Investasi pada Tahun Ini


Kamis, 19 Januari 2023 / 11:49 WIB
ILUSTRASI. Dua Sektor Ini Jadi Pilihan Manajer Investasi pada Tahun Ini


Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kenaikan bunga The Fed yang melambat akan membuat pasar modal tetap solid. Sebab, investor menjadi lebih berani mengambil risiko. 

Aksi risk on ini menguntungkan pasar modal Indonesia.

Investment Director Schroder Indonesia Irwanti mengatakan, tahun 2023 masih akan menjadi tahun yang solid bagi Indonesia, meskipun tidak secerah 2022. 

Baca Juga: Reksadana Pendapatan Tetap Bisa Jadi Kelas Aset Terbaik di Tahun 2023

Dari pasar saham, dia bilang sektor komoditas dan konsumer akan menopang penguatan. Harga komoditas memang akan mulai mengalami normalisasi, terutama harga batubara. 

Namun, Irwanti yakin, saham sektor komoditas mampu mencetak pertumbuhan pendapatan dua digit.

Sektor konsumer juga menjadi pilihan menarik dan bakal naik tinggi pada tahun ini. 

"Tekanan terhadap daya beli akibat inflasi dapat menimbulkan risiko, namun inflasi terbukti lebih rendah dari ekspektasi pasar sejak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terjadi," ujar Irwanti. 

Baca Juga: Asing Banyak Melepas Saham-Saham Ini Saat IHSG Turun Tipis Kemarin, Rabu (18/1)

Sektor lain yang tidak boleh dilewatkan menurut Irwanti adalah perbankan. 

Schroder meramal kinerja emiten perbankan masih naik 20% tahun ini, karena aktivitas masyarakat kembali normal.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×