Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap III Tahun 2026 dengan jumlah pokok Rp 500 miliar.
Obligasi ini terdiri dari tiga seri. Seri A memiliki jumlah pokok sebesar Rp 259,50 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,50% per tahun dan jangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi. Seri B memiliki jumlah pokok sebesar Rp 172,40 miliar dengan tingkat bunga tetap bunga tetap 8,75% per tahun dan jangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi.
Seri C memiliki jumlah pokok sebesar Rp 68,10 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,25% per tahun dan jangka waktu 5 tahun sejak tanggal emisi.
Baca Juga: Harga Minyak Meroket, Blokade Iran Picu Kenaikan Beruntun!
"Bunga obligasi dibayarkan setiap triwulan sejak tanggal emisi," tulis Manajemen ENRG dalam prospektus di keterbukaan informasi, Rabu (29/4/2026).
Obligasi ini telah mendapat peringkat idA+ (Single A Plus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) yang berlaku untuk periode 11 September 2025 sampai 1 September 2026.
Masa penawaran umum Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap III Tahun 2026 berlangsung pada 11-13 Mei 2026. Penjatahan berlangsung pada 18 Mei 2026, sedangkan pengembalian uang pemesanan dan distribusi obligasi secara elektronik dilaksanakan pada 20 Mei 2026. Obligasi ini akan dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 21 Mei 2026.
Nantinya, sekitar 41,60% dana hasil penawaran umum obligasi ini akan digunakan ENRG untuk memberikan pinjaman kepada Energi Maju Abadi (EMA) selaku anak usaha perusahaan. Berikutnya, dana tersebut akan digunakan EMA untuk membayar seluruh pokok utang kepada Bank Mandiri.
Selain itu, sekitar 19,25% dana obligasi tersebut akan digunakan ENRG untuk memberi pinjaman kepada anak usaha yaitu Imbang Tata Alam (ITA), di mana selanjutnya ITA akan memakai dana tersebut untuk membayar sebagian pokok utang kepada Bank Mandiri.
Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat pada Rabu (29/4) Pagi, GOTO, INCO, ASII Jadi Top Gainers LQ45
"Sisa dana obligasi akan digunakan perusahaan anak untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan usaha perusahaan anak," jelas Manajemen ENRG.
Dalam penawaran obligasi ini, ENRG menggandeng PT Mandiri Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, dan PT Korea Investment & Sekuritas Indonesia sebagai penjamin emisi obligasi. Selain itu, ada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk yang menjadi wali amanat dalam penerbitan obligasi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













