kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.917.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.789   -61,00   -0,36%
  • IDX 8.975   24,32   0,27%
  • KOMPAS100 1.244   9,59   0,78%
  • LQ45 882   8,84   1,01%
  • ISSI 330   0,91   0,28%
  • IDX30 451   1,60   0,36%
  • IDXHIDIV20 533   1,62   0,31%
  • IDX80 138   1,09   0,79%
  • IDXV30 147   -0,35   -0,24%
  • IDXQ30 145   0,87   0,61%

Anak Usaha Energi Mega Persada (ENRG) Temukan Minyak di Wilayah Kerja Malacca Strait


Senin, 26 Januari 2026 / 15:56 WIB
Anak Usaha Energi Mega Persada (ENRG) Temukan Minyak di Wilayah Kerja Malacca Strait
ILUSTRASI. Energi Mega Persada, ENRG (DOK/Energi Mega Persada) Imbang Tata Alam (ITA) mengumumkan penemuan minyak dari salah satu sumur eksplorasi terbarunya di wilayah kerja Malacca Strait.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Imbang Tata Alam (ITA), anak perusahaan dari PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mengumumkan penemuan minyak dari salah satu sumur eksplorasi terbarunya di wilayah kerja Malacca Strait pada 26 Januari 2026. Penemuan ini menjadi tonggak penting dalam upaya perusahaan tersebut mendukung keberlanjutan produksi minyak nasional.

Berdasarkan hasil evaluasi awal, ditemukan lapisan produktif pada Formasi Upper Sihapas dengan ketebalan net pay sekitar 80 feet per kaki. Pada pelaksanaan uji alir, sumur mencatatkan laju produksi minyak sebesar 350 barel minyak per hari yang mencerminkan kualitas reservoir yang baik serta potensi aliran yang stabil.

Secara geologi, penemuan ini diinterpretasikan sebagai stratigraphic trap. Temuan tersebut membuka peluang eksplorasi lanjutan untuk prospek sumber daya dan cadangan minyak baru.

Baca Juga: ESG Kian Menarik di 2026, Ini Saham Penopang Utama Versi Analis

Wakil Direktur Utama & Chief Financial Officer Energi Mega Persada Edoardus Ardianto menyampaikan, berdasarkan evaluasi awal, estimasi Original Oil in Place dari penemuan ini diperkirakan sekitar 31 juta barel minyak dengan potensi tambahan produksi 1.000 barel hingga 1.500 barel minyak per hari dari rencana pengembangan struktur MSTB-NW melalui implementasi 6 sumur pengembangan. 

"Namun demikian, hasil evaluasi respons seismik yang serupa menunjukkan potensi sumber daya di sekitar temuan masih menyimpan potensi lebih dari 76 juta barel minyak menjadi target campaign eksplorasi selanjutnya," ujar dia dalam keterangan resmi, Senin (26/1).

Sementara itu, Direktur Energi Mega Persada & Chief Operation Asset A, Kelik R. Suharya menambahkan, ke depannya, ITA akan bekerja sama dengan SKK Migas untuk melanjutkan studi teknis guna mematangkan konsep pengembangan struktur MSTB-NW serta mengidentifikasi peluang eksplorasi tambahan di sekitar area penemuan.

Direktur Utama & Chief Executive Officer Energi Mega Persada Syailendra S. Bakrie menjelaskan, penemuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi ketahanan energi nasional serta memberikan manfaat bagi stakeholder di sekitar wilayah kerja Malacca Strait. 

"ENRG menegaskan komitmennya untuk menjalankan kegiatan eksplorasi dan pengembangan yang berkelanjutan guna menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," tandas dia.

Baca Juga: Diversifikasi ke Sektor Properti, Samindo Resources (MYOH) Dirikan Perusahaan Baru

Selanjutnya: Beban Negara Bertambah: Defisit Rp 1,6 Triliun Bayangi Tol Serang-Panimbang

Menarik Dibaca: Promo Superindo Hari Ini 26-29 Januari 2026, Jambu Crystal-Bawang Merah Harga Spesial

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×