kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Bahana: Tren IHSG masih bearish


Rabu, 01 Oktober 2014 / 07:04 WIB
ILUSTRASI. Stiff person syndrome adalah penyakit saraf langka yang membuat otot kaku dan kejang. ANTARA FOTO/Elora/Adm/pras/18


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pada perdagangan Selasa (30/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 4 poin (-0,1%) ke level 5.137,58. Saham-saham yang menjadi pemberat bursa di antaranya UNVR, PGAS, BBNI, INTP dan UNTR.

"Dibuka dengan gap down, indeks perlahan mulai naik namun belum berhasil tutup di zona hijau dengan asing masih tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 460,1 miliar," tulis tim riset Bahana Securities. Saham-saham yang banyak dilepas asing yakni BBNI, PGAS, INTP, BBCA dan LPKR.

Menurut Bahana, secara teknikal, meski kenaikan hari ini mulai didukung volume, namun indeks belum berhasil keluar dari fase minor sideways dengan major trend
masih bearish. Stochastic, RSI dan MACD masih negatif menunjukkan potensi melemah masih ada.

"Hari ini (1/10), IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah masih dikisaran 5.077-5.175," papar Bahana. Saham-saham yang dapat diperhatikan yakni LSIP, CPIN, KRAS, BBTN dan PNBN.

Sementara itu, rupiah pada Selasa (30/9) kemarin ditutup di level 12.183 dan hari ini (1/10) diperkirakan akan bergerak dikisaran 12.110-12.300.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×