kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bahana: Tren IHSG masih bearish


Rabu, 01 Oktober 2014 / 07:04 WIB
ILUSTRASI. Stiff person syndrome adalah penyakit saraf langka yang membuat otot kaku dan kejang. ANTARA FOTO/Elora/Adm/pras/18


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pada perdagangan Selasa (30/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 4 poin (-0,1%) ke level 5.137,58. Saham-saham yang menjadi pemberat bursa di antaranya UNVR, PGAS, BBNI, INTP dan UNTR.

"Dibuka dengan gap down, indeks perlahan mulai naik namun belum berhasil tutup di zona hijau dengan asing masih tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 460,1 miliar," tulis tim riset Bahana Securities. Saham-saham yang banyak dilepas asing yakni BBNI, PGAS, INTP, BBCA dan LPKR.

Menurut Bahana, secara teknikal, meski kenaikan hari ini mulai didukung volume, namun indeks belum berhasil keluar dari fase minor sideways dengan major trend
masih bearish. Stochastic, RSI dan MACD masih negatif menunjukkan potensi melemah masih ada.

"Hari ini (1/10), IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah masih dikisaran 5.077-5.175," papar Bahana. Saham-saham yang dapat diperhatikan yakni LSIP, CPIN, KRAS, BBTN dan PNBN.

Sementara itu, rupiah pada Selasa (30/9) kemarin ditutup di level 12.183 dan hari ini (1/10) diperkirakan akan bergerak dikisaran 12.110-12.300.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×