Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Kamis (20/8/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 0,52% secara harian ke Rp 17.748 per dolar AS.
Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah menguat 0,36% secara harian ke Rp 17.779 per dolar AS.
Baca Juga: Peringkat Utang WIKA Masuk Level Default, Pefindo Ungkap Penyebabnya
Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, rupiah dan mata uang regional maupun mata uang utama dunia menguat tajam terhadap dolar AS. Penguatan ini terjadi seiring dengan rencana pemerintah AS yang melakukan intervensi pada imbal hasil obligasi AS jangka panjang dengan menggandakan operasi buyback.
“Hasil rapat dewan gubernur (RDG) BI kemarin juga ditanggapi positif investor dan mendukung rupiah,” ucap Lukman kepada Kontan, Kamis (20/8/2026).
Adapun, untuk besok (21/8), Lukman mengatakan bahwa investor mengantisipasi data neraca transaksi berjalan kuartal II – 2026 Indonesia. Lukman memprediksi rupiah besok bergerak dikisaran Rp 17.700 – Rp 17.800 per dolar AS.
Baca Juga: Ini Alasan BEI Hapus Batas Minimum Harga Saham Rp 50
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














