Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) berencana memperluas bisnis ke sektor teknologi telekomunikasi melalui rencana akuisisi saham Bangkok Tellink Co Ltd (BTL).
NAYZ telah menandatangani Perjanjian Pengalihan Saham Bersyarat (PPJB) dengan Saiko Consultancy Pte. Ltd. terkait transaksi tersebut.
Berdasarkan keterbukaan informasi pada Senin (5/10/2026), perusahaan akan mengambil alih sebanyak 5.692.500 saham BTL atau setara dengan 75% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perusahaan tersebut. Nilai transaksi ditetapkan maksimal sebesar US$ 125 juta.
Baca Juga: IHSG Diprediksi Konsolidasi pada Pekan Ini, Ini Kata Analis
Saiko Consultancy merupakan pihak terafiliasi dengan NAYZ karena berstatus sebagai pemegang saham pengendali perusahaan.
Nilai transaksi tersebut masih dapat mengalami penyesuaian berdasarkan hasil penilaian oleh penilai independen yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan disepakati oleh para pihak.
Apabila hasil penilaian independen berada di bawah nilai transaksi, Reference Value akan digunakan sebagai dasar penyelesaian transaksi. Namun, apabila Reference Value lebih tinggi dari nilai transaksi, maka nilai transaksi sebesar maksimal US$ 125 juta yang menjadi dasar penyelesaian.
Dalam struktur transaksi tersebut, sebanyak 20% dari saham BTL yang akan diambil alih akan dibayarkan oleh NAYZ secara tunai setelah transaksi selesai.
Sementara itu, 80% sisanya akan diserahkan Saiko kepada NAYZ sebagai setoran modal dalam bentuk selain uang atau inbreng dalam rangka pelaksanaan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Penyelesaian transaksi masih bergantung pada terpenuhinya sejumlah persyaratan pendahuluan yang tercantum dalam PPJB. Salah satunya adalah persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Independen NAYZ.
Dalam keterbukaan informasi tersebut, NAYZ menyatakan rencana transaksi tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha perusahaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














