kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Analis rekomendasikan beli saham KLBF


Kamis, 02 Februari 2017 / 11:07 WIB


Reporter: Emir Yanwardhana | Editor: Yudho Winarto

Dari hitungan Filbert, pendapatan dan laba KLBF kemungkinan masih bisa tumbuh 11% menjadi masing-masing Rp 21,9 triliun dan Rp 2,5 triliun tahun ini. Analis Mirae Asset Sekuritas Dang Maulida mengatakan, KLBF juga mengamankan pertumbuhan kinerja jangka panjang melalui pabrik Biosimilar.

Pabrik ini akan beroprasi secara komersial pada pertengahan 2018. "Konstruksi bangunan sudah jadi, hanya menunggu sertifikasi dari BPOM," kata dia.

KLBF akan memproduksi Erythropoietin yang digunakan untuk obat cuci darah dan pengobatan kanker. Produksi obat ini akan mengurangi obat-obat yang impor dari luar negeri.

Sebelumnya ada obat serupa yang diimpor Kalbe dengan brand Hemapo. "Fasilitas rumah sakit yang bertambah juga semakin meningkatkan penetrasi obat produksi KLBF," kata Dang.

Dang merekomendasikan buy saham KLBF dengan target harga Rp 2.150 per saham. Filbert masih merekomendasikan buy saham KLBF dengan target harga Rp 1.900 per saham.

Andy juga meningkatkan rekomendasinya menjadi buy saham KLBF di target harga Rp 1.700 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×