kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

2018, WIKA dirikan anak usaha di sektor energi


Rabu, 16 Maret 2016 / 20:24 WIB
2018, WIKA dirikan anak usaha di sektor energi


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Emiten konstruksi pelat merah, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) semakin serius berinvestasi di sektor kelistrikan. Sama seperti emiten konstruksi lainnya, WIKA juga berniat mendirikan anak usaha di sektor energi.

Suradi Wongso, Sekretaris Perusahaan WIKA mengatakan dalam Rencana Kerja Jangka Panjang (RKJP), pendirian anak usaha akan dilakukan pada tahun 2018. "Saat ini sudah mulai kita kaji," ujarnya pada KONTAN baru-baru ini.

Saat ini WIKA sebetulnya telah berinvetasi di lima proyek pembangkit listrik dengan total kapasitas 200 Megawatt (MW). Investasi tersebut masih di bawah langsung WIKA melalui departemen invetasi dan pengembangan usaha. Pembangkit listrik tersebut diantaranya ada di Bali, Ambon, Burang dan Jambi.

Suradi mengatakan pendirian anak usaha baru tidak dilakukan secepatnya lantaran investasi di sektor listrik yang ada saat ini masih kecil. Sebab jika hanya mengandalkan 200 MW tadi tidak akan cukup untuk membiayai operasional satu anak usaha.

Oleh karena itu, WIKA terus membidik proyek pembangkit listrik. Saat ini, WIKA mengincar tiga proyek yakni proyek pembangkit Jawa V berkapasitas 2x 1.000 MW, PLTU Meulaboh Aceh berkapasitas 2 x 200 dan PLTU Menado berkapasitas 2 x 50 MW.

Suradi bilang, WIKA membidik porsi 15% di proyek Jawa V, sekitar 40% di PLTU Meulaboh, dan 20% di PLTU Menado. Selain mengincar investasi di tiga proyek tersebut, WIKA juga membidik pekerjaan kontruksinya.

Tahun ini, WIKA menargetkan kontrak dari proyek Engineering, Procurement, Construction (EPC) sebesar Rp 4,5 triliun dari target kontrak baru Rp 52,2 triliun tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×