kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.859   16,00   0,09%
  • IDX 8.220   -45,65   -0,55%
  • KOMPAS100 1.159   -8,55   -0,73%
  • LQ45 833   -6,49   -0,77%
  • ISSI 295   -1,24   -0,42%
  • IDX30 434   -1,96   -0,45%
  • IDXHIDIV20 519   -2,38   -0,46%
  • IDX80 130   -1,02   -0,78%
  • IDXV30 143   -0,11   -0,08%
  • IDXQ30 140   -0,82   -0,58%

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas Selasa (10/2), Cermati Rekomendasi Analis


Senin, 09 Februari 2026 / 17:09 WIB
IHSG Berpeluang Menguat Terbatas Selasa (10/2), Cermati Rekomendasi Analis
ILUSTRASI. IHSG Melemah-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis) IHSG diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan penguatan secara terbatas pada perdagangan Selasa (10/2/2026).


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan penguatan secara terbatas pada perdagangan Selasa (10/2/2026), setelah ditutup menguat pada awal pekan.

Pada penutupan perdagangan Senin (9/2/2026), IHSG ditutup menguat 1,22% ke level 8.031,87. Penguatan indeks sejalan dengan rilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Januari 2026 yang meningkat ke level 127 dari sebelumnya 123,5, serta ditopang kinerja sektor energi, basic industry, dan saham-saham siklikal, termasuk emiten konglomerasi.

Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai pergerakan IHSG masih inline dengan indikasi teknikal yang telah disampaikan sebelumnya.

“Untuk besok, IHSG masih berpeluang menguat dengan kecenderungan terbatas, dengan support di area 7.935 dan resistance di 8.103,” kata Herditya kepada Kontan, Senin (9/2/2026).

Baca Juga: Kinerja Bukit Asam (PTBA) Dipengaruhi Harga Batubara, Simak Rekomendasi Sahamnya

Ia menambahkan, pelaku pasar akan mencermati sentimen eksternal, khususnya pidato pejabat The Fed serta rilis data penjualan ritel Amerika Serikat yang berpotensi memengaruhi ekspektasi arah suku bunga acuan.

“Dari sisi strategi, kami merekomendasikan accumulate pada saham-saham terpilih dengan fundamental solid, fokus pada saham undervalued dan yang mulai menunjukkan sinyal pembalikan tren, tetap dengan manajemen risiko yang disiplin,” jelasnya.

Untuk saham yang dapat dicermati, Herditya merekomendasikan ARCI di kisaran Rp1.745-Rp1.980, HRUM di Rp1.085-Rp1.190, serta JPFA di area Rp2.670-Rp2.840.

Sejalan dengan itu, Senior Market Chartist Nafan Aji Gusta menilai IHSG berpotensi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas. Ia memproyeksikan support IHSG berada di level 7.945 dan 7.836, sementara resistance di kisaran 8.054 dan 8.210.

Menurut Nafan, dari sisi eksternal, fokus investor masih tertuju pada rilis data makroekonomi Amerika Serikat, seperti nonfarm payroll, inflasi (CPI), dan penjualan ritel, yang dapat mengubah ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter The Fed.

Sementara dari dalam negeri, Nafan menilai pelaku pasar mulai menyesuaikan portofolio pada saham-saham yang telah meningkatkan porsi free float ke level 15%. Selain itu, indeks keyakinan konsumen yang tetap berada di zona optimistis menunjukkan daya beli masyarakat masih cukup terjaga.

“Efek musiman Natal dan Tahun Baru masih menopang sentimen konsumen domestik, sehingga menjadi faktor penyangga pergerakan IHSG,” ujarnya.

Dengan kombinasi sentimen tersebut, pergerakan IHSG pada perdagangan Selasa diperkirakan masih cenderung positif, meski ruang penguatannya relatif terbatas.

Baca Juga: IHSG Rebound, Namun Volatilitas Masih Membayangi Februari

Selanjutnya: Pemilu Bangladesh 2026 Jadi Ujian Demokrasi Pasca Hasina, BNP Difavoritkan Menang

Menarik Dibaca: 793.681 Tiket KA Lebaran Sudah Terjual, Ini 10 Relasi Favorit

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×