kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.765   12,00   0,07%
  • IDX 6.600   74,46   1,14%
  • KOMPAS100 864   11,98   1,41%
  • LQ45 654   10,59   1,64%
  • ISSI 230   0,99   0,43%
  • IDX30 366   6,01   1,67%
  • IDXHIDIV20 452   8,85   2,00%
  • IDX80 98   1,48   1,52%
  • IDXV30 125   1,21   0,98%
  • IDXQ30 117   2,14   1,86%

Aksi profit taking menyelamatkan rupiah


Rabu, 11 November 2015 / 07:16 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rupiah terselamatkan, meski sentimen domestik cenderung negatif. Mata uang Garuda unggul di hadapan dollar AS, lantaran investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) pasca penguatan tajam dollar.

Selasa (10/11), di pasar spot, rupiah terapresiasi 0,18% ke level Rp 13.619 per dollar AS. Kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat, penguatan 0,5% ke Rp 13.619 per dollar AS.

Analis Monex Investindo Futures Putu Agus Pransuamitra menilai, rupiah masih dalam tren sideways. "Penguatan rupiah lebih karena profit taking dollar," tuturnya.

Sentimen dalam negeri sebenarnya cenderung menekan rupiah. Cadangan devisa bulan Oktober turun US$ 1 miliar menjadi US$ 100,7 miliar.

Research and Analyst Divisi Treasury BNI Trian Fathria menduga, rupiah masih bisa menguat. Aksi ambil untung mungkin berlanjut. Apalagi, minim sentimen domestik dan eksternal.

Prediksinya, hari ini, rupiah menguat terbatas antara Rp 13.450-Rp 13.650 per dollar. Putu menebak, rupiah bergulir antara Rp 13.480-Rp 13.720 per dollar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×