Reporter: Rashif Usman | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) membukukan lonjakan laba hingga 803% pada semester I-2026.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di keterbukaan informasi, Selasa (1/9/2026), PSAB mencatatkan laba bersih sebesar US$ 177,89 juta di semester I 2026, melonjak 803% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 19,69 juta.
Faktor terbesar di balik lonjakan laba ialah keuntungan dari pelepasan entitas anak sebesar US$ 298,60 juta, pos yang tidak muncul sama sekali pada periode pembanding tahun lalu. Keuntungan non operasional yang bersifat satu kali (one off) ini menjadi kontributor tunggal terbesar terhadap kenaikan laba sebelum pajak perseroan.
Sementara dari sisi top line, penjualan perusahaan tercatat sebesar US$ 160,64 juta, naik sekitar 14,5% yoy dari US$ 140,30 juta pada semester I 2025.
Baca Juga: Emas vs Kripto, Mana Lebih Cuan? Bitcoin Melaju 22% di Agustus 2026
Yang menarik, beban pokok penjualan justru turun tajam dari US$ 52,31 juta menjadi hanya US 18,95 juta, sehingga laba kotor melonjak 61% menjadi US$ 141,69 juta dari sebelumnya US$ 87,99 juta.
Di sisi lain, sejumlah beban signifikan turut membebani hasil usaha periode ini, antara lain,, amortisasi dan penghapusan melonjak drastis menjadi US$ 105,57 juta, dari sebelumnya hanya US$ 7,54 juta.
Kerugian penurunan nilai aset tetap mencapai US$ 59,58 juta, jauh lebih besar dibandingkan US$ 3,75 juta pada tahun lalu. Kerugian penurunan nilai properti pertambangan tercatat US$ 25,02 juta, yang tidak terjadi pada periode sebelumnya.
Beban umum dan administrasi naik menjadi US$ 46,43 juta dari US$ 29,53 juta, serta kerugian dari perubahan nilai wajar investasi sebesar US$ 6,73 juta, berbalik dari keuntungan tipis US$ 6,82 ribu pada tahun lalu.
Meski beban-beban ini cukup besar, dampaknya masih jauh lebih kecil dibandingkan keuntungan divestasi sehingga laba sebelum pajak tetap melonjak signifikan menjadi US$ 190,25 juta, dari US$ 37,79 juta pada periode sebelumnya.
PSAB juga melaporkan total aset sebesar US$ 636 juta per Juni 2026, turun dari US$ 821,56 juta di akhir Desember 2025. Jumlah liabilitas dan ekuitas perusahaan masing-masing tercatat US$ 201,35 juta dan US$ 435,5 juta.
Adapun total saldo kas dan setara kas akhir periode perusahaan mencapai US$ 17,06 juta, menurun dari sebelumnya US$ 39,44 juta.
Baca Juga: IHSG Diproyeksi di Kisaran 6.450-6.600 pada September, Cek Strategi untuk Investor
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














