kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.593.000   1.000   0,04%
  • USD/IDR 17.693   -14,00   -0,08%
  • IDX 6.437   -24,30   -0,38%
  • KOMPAS100 850   -5,62   -0,66%
  • LQ45 647   -3,80   -0,58%
  • ISSI 223   -0,27   -0,12%
  • IDX30 359   -2,55   -0,71%
  • IDXHIDIV20 447   -3,40   -0,76%
  • IDX80 97   -0,66   -0,67%
  • IDXV30 124   -0,63   -0,51%
  • IDXQ30 116   -0,92   -0,79%

Wall Street Turun Pasca The Fed Naikkan Suku Bunga dan Isyaratkan Pengetatan Lanjutan


Kamis, 17 September 2026 / 05:00 WIB
Wall Street Turun Pasca The Fed Naikkan Suku Bunga dan Isyaratkan Pengetatan Lanjutan
ILUSTRASI. Indeks utama Wall Street ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (16/9/2026), setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan.(REUTERS/Jeenah Moon)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Indeks utama Wall Street ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (16/9/2026), setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan untuk pertama kalinya sejak tiga tahun terakhir guna meredam inflasi akibat lonjakan harga minyak.

Mengutip Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun 631,33 poin atau 1,21% ke level 51.461,78; S&P 500 turun 33,59 poin atau 0,44% ke level 7.552,14; dan Nasdaq Composite turun 3,15 poin atau 0,01% ke level 25.978,43.

Volume perdagangan saham di bursa AS mencapai 18,42 miliar saham dengan rata-rata 15,33 miliar saham dalam 20 hari perdagangan terakhir.

Baca Juga: Saham Global Menguat, Yield US Treasury Turun Jelang Keputusan The Fed

Saham sektor teknologi mencatat kenaikan terbesar di antara 11 sektor utama S&P 500, sementara sektor energi—yang tertekan oleh penurunan harga minyak mentah—mencatat penurunan terbesar, yakni sebesar 3,0%.

Saham Chevron dan Exxon Mobil masing-masing turun 2,9% dan 3,5%, sedangkan Devon Energy dan ConocoPhillips masing-masing turun lebih dari 5%.

Sektor teknologi mendapat dorongan dari kenaikan saham semikonduktor sebesar 0,6%; ini merupakan kenaikan signifikan pertama sejak adanya seruan bersama dari para eksekutif AI yang menginginkan laju pengembangan kemampuan AI yang lebih lambat serta koordinasi keselamatan di seluruh industri.

Saham Intel melonjak 4,0% setelah muncul laporan bahwa SK Hynix asal Korea Selatan sedang dalam pembicaraan dengan perusahaan tersebut mengenai produksi cip memori di Amerika Serikat. Saham SK Hynix yang tercatat di bursa AS naik 0,6%.

Saham IBM turun 4,4% setelah perusahaan menyatakan bahwa Anderon, unit bisnis cip miliknya, telah menandatangani perjanjian pendanaan dengan pemerintah AS.

Dalam pernyataan resminya, The Fed menyatakan bahwa keputusan untuk menaikkan suku bunga diambil secara bulat dan pengetatan lebih lanjut kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat untuk mendorong penurunan inflasi yang lebih cepat.

Baca Juga: Wall Street Rabu (16/9): Nasdaq dan S&P 500 Menguat Jelang Keputusan Bunga The Fed

"Sesuai perkiraan luas, The Fed menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun," kata Ryan Detrick, kepala strategi pasar di Carson Group di Omaha. "Kenyataannya, The Fed tampak bersatu dalam upaya memerangi inflasi."

Dalam konferensi pers setelahnya, Ketua The Fed Kevin Warsh mengatakan ekonomi AS telah menguat sejak pertemuan The Fed terakhir, namun tren inflasi menunjukkan sedikit perbaikan.

"Kabar baiknya adalah The Fed tidak beranggapan bahwa beberapa kali kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang akan banyak mengganggu kondisi ekonomi secara keseluruhan yang solid," tambah Detrick. 

"Pada saat yang sama, inflasi telah berada di atas target 2% selama lima tahun terakhir."

Sebelum pengumuman The Fed, ketiga indeks utama saham AS sempat menguat, didorong oleh pemulihan saham sektor cip (semikonduktor) yang memberikan keuntungan bagi Nasdaq yang didominasi saham teknologi.

Sebelumnya pada sesi perdagangan tersebut, data penjualan ritel yang kuat mengindikasikan bahwa konsumen masih terus berbelanja, meskipun terdapat tekanan daya beli akibat kenaikan harga, terutama harga bahan bakar minyak (BBM). 

Baca Juga: Morgan Stanley Alihkan Dana US$ 10 Miliar dari Reksadana ke ETF

Konflik di Timur Tengah meluas ketika pesawat tempur Arab Saudi membombardir Yaman, sementara milisi Houthi yang didukung Iran meluncurkan pesawat nirawak (drone) dan rudal ke kota-kota di Arab Saudi—sebuah tanda jangkauan Iran yang meluas dalam konflik yang kian membesar.

Meski demikian, harga minyak sempat turun setelah laporan bahwa Arab Saudi menawarkan pasokan minyak mentah tambahan melalui Oman meredakan kekhawatiran mengenai gangguan pasokan. Harga minyak mentah telah naik lebih dari 20% dalam 2,5 minggu terakhir.

Harga minyak WTI untuk kontrak bulan depan (front-month) ditutup turun 3,2%, dan minyak mentah Brent ditutup turun 2,7%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×