Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street memulai perdagangan pada Rabu (1/7/2026) dengan pelemahan. Meningkatnya kembali ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memicu kekhawatiran investor terhadap stabilitas perdamaian di Timur Tengah, sehingga membayangi sentimen pasar pada awal paruh kedua tahun 2026.
Ketidakpastian geopolitik tersebut mendorong pelaku pasar untuk bersikap lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi. Aksi jual terjadi di sejumlah sektor seiring meningkatnya permintaan terhadap aset yang dinilai lebih aman.
Pada pembukaan perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average turun 88 poin atau 0,17% menjadi 52.231,18.
Baca Juga: Saham Emiten yang Menggelar Buyback Masih Turun, Ini Penyebabnya
Sementara itu, indeks S&P 500 melemah 20,5 poin atau 0,27% ke level 7.478,84.
Adapun indeks Nasdaq Composite, yang didominasi saham-saham teknologi, mencatat penurunan paling tajam. Indeks ini terkoreksi 174,2 poin atau 0,66% ke posisi 26.039,507.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














