kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.488.000   -13.000   -0,52%
  • USD/IDR 16.707   7,00   0,04%
  • IDX 8.647   2,68   0,03%
  • KOMPAS100 1.194   -2,61   -0,22%
  • LQ45 847   -5,47   -0,64%
  • ISSI 309   -0,04   -0,01%
  • IDX30 437   -2,15   -0,49%
  • IDXHIDIV20 510   -4,16   -0,81%
  • IDX80 133   -0,62   -0,47%
  • IDXV30 139   0,36   0,26%
  • IDXQ30 140   -0,77   -0,54%

Unilever (UNVR) Cetak Yield Dividen Tertinggi, Kembali Masuk IDXHIDIV20


Kamis, 24 April 2025 / 09:59 WIB
Unilever (UNVR) Cetak Yield Dividen Tertinggi, Kembali Masuk IDXHIDIV20
ILUSTRASI. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) terus menunjukkan komitmen untuk memulihkan kinerja secara agresif melalui berbagai langkah strategis seperti diversifikasi bisnis, efisiensi operasional, dan rotasi kepemimpinan yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis jangka panjang. KONTAN/Baihaki/28/7/2022


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

Pemulihan kinerja Unilever Indonesia didorong oleh reposisi portofolio produk, peningkatan efisiensi operasional, dan ekspansi distribusi pasar.

Langkah-langkah ini meningkatkan daya tarik saham UNVR, terutama bagi investor jangka panjang. "Untuk jangka panjang, UNVR memiliki prospek bisnis yang solid," tambah Nafan.

Sejak pertama kali tercatat di Bursa Efek Indonesia, Unilever Indonesia memiliki rekam jejak impresif dalam konsistensi pembagian dividen.

Selama 33 tahun berturut-turut sejak 1992, perusahaan ini tidak pernah absen membagikan dividen kepada pemegang saham.

Prospek kinerja yang membaik serta kehadiran kembali dalam indeks berbasis dividen menjadikan saham UNVR sebagai salah satu pilihan investasi defensif yang menjanjikan imbal hasil kompetitif, terutama di tengah gejolak pasar global.

Baca Juga: Unilever Hadapi Tantangan Serius di Indonesia, CEO Baru Diharapkan Bawa Perubahan

Dalam satu bulan terakhir, saham UNVR mencatatkan penguatan lebih dari 10%, mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap pemulihan fundamental perusahaan.

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik menjelaskan bahwa penilaian saham untuk masuk IDXHIDIV20 mempertimbangkan beberapa faktor seperti riwayat pembagian dividen tiga tahun terakhir, besaran dividend yield, nilai transaksi, dan kapitalisasi pasar free float.

"Faktor-faktor ini memiliki bobot berbeda, sehingga bisa saja ada saham dengan dividend yield kecil namun tetap lolos seleksi karena faktor lainnya kuat," pungkas Jeffrey.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×