kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Yield Dividen PTBA Diprediksi Menurun, Tapi Payout Ratio Bisa Tetap 100%


Jumat, 04 April 2025 / 17:56 WIB
Yield Dividen PTBA Diprediksi Menurun, Tapi Payout Ratio Bisa Tetap 100%
ILUSTRASI. Anggota Grup MIND ID, PT Bukit Asam Tbk., (PTBA) membangun fasilitas coal handling facility baruuntuk meningkatkan kapasitas angkutan batu bara melalui jalur kereta api relasi Tanjung Enim – Keramasan. 


Reporter: Inggit Yulis Tarigan | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kembali jadi sorotan investor jelang musim pembagian dividen. 

Emiten tambang batu bara pelat merah ini memang dikenal royal membagikan dividen, bahkan dengan dividend payout ratio (DPR) di kisaran 100% dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, seiring dengan penurunan kinerja keuangan pada 2024, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta memprediksi yield dividen PTBA tahun ini berpotensi menurun.

Baca Juga: Laba Bukit Asam (PTBA) Menyusut 16,41% pada Tahun 2024

“DPR-nya bisa tetap 100%, tapi karena laba bersih turun, kemungkinan yield dividen-nya di bawah 20%,” ujar Nafan kepada Kontan, (4/4).

Penurunan laba PTBA dianggap wajar, mengingat harga batu bara global sepanjang tahun lalu terus mengalami tekanan dan berada di bawah level US$ 100 per ton.

Baca Juga: Pendapatan Naik, Laba Bersih Bukit Asam (PTBA) Malah Turun di 2024

“Kalau dari sisi fundamental, memang PTBA mengalami penurunan. Wajar saja karena harga batu bara dunia sedang mengalami depresiasi,” tambah Nafan.

Ia pun mengingatkan agar investor mencermati dinamika harga batu bara dan arah pembagian dividen, mengingat prospek sektor ini masih berada dalam fase harga rendah atau lower base.

Baca Juga: Saham PTBA Rebound, Analis Sarankan Investor Wait and See Dulu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×