Reporter: Inggit Yulis Tarigan | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kembali jadi sorotan investor jelang musim pembagian dividen.
Emiten tambang batu bara pelat merah ini memang dikenal royal membagikan dividen, bahkan dengan dividend payout ratio (DPR) di kisaran 100% dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, seiring dengan penurunan kinerja keuangan pada 2024, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta memprediksi yield dividen PTBA tahun ini berpotensi menurun.
Baca Juga: Laba Bukit Asam (PTBA) Menyusut 16,41% pada Tahun 2024
“DPR-nya bisa tetap 100%, tapi karena laba bersih turun, kemungkinan yield dividen-nya di bawah 20%,” ujar Nafan kepada Kontan, (4/4).
Penurunan laba PTBA dianggap wajar, mengingat harga batu bara global sepanjang tahun lalu terus mengalami tekanan dan berada di bawah level US$ 100 per ton.
Baca Juga: Pendapatan Naik, Laba Bersih Bukit Asam (PTBA) Malah Turun di 2024
“Kalau dari sisi fundamental, memang PTBA mengalami penurunan. Wajar saja karena harga batu bara dunia sedang mengalami depresiasi,” tambah Nafan.
Ia pun mengingatkan agar investor mencermati dinamika harga batu bara dan arah pembagian dividen, mengingat prospek sektor ini masih berada dalam fase harga rendah atau lower base.
Baca Juga: Saham PTBA Rebound, Analis Sarankan Investor Wait and See Dulu
Selanjutnya: Sebulan Harga Emas Antam Naik 6,75 Persen, Hari Ini Malah Mengrempis (4 April 2025)
Menarik Dibaca: Garuda Metalindo Bukukan Kinerja Solid di Kuartal IV 2024, Ekspor Jadi Penopang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News