kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

SMGR refinancing utang anak usaha di Vietnam


Selasa, 25 Februari 2014 / 18:56 WIB
ILUSTRASI. Dua produk Mie Sedaap merek Indonesia ditarik dari peredaran di Singapura. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) segera melakukan pembiayaan kembali (refinancing) utang anak usahanya di Vietnam, PT Thang Long Cement Joint Stock Company (TLCC).

Ahyanizzaman, Direktur Keuangan SMGR mengatakan, refinancing utang itu sudah mendapat izin prinsip dari join lead kreditur yakni Bank Mandiri dan Standard Chartered Bank.

Nilai kredit yang didapatkan sekitar US$ 100 juta. "Sekarang sedang finalisasi kontrak. Diperkirakan akan signing contract di bulan Maret," ujarnya ke KONTAN, Selasa (25/2).

Dia menjelaskan, seluruh kredit itu akan digunakan untuk membiayai kembali utang yang TLCC dalam mata uang dong Vietnam (VND). Hal ini karena utang TLCC memiliki bunga yang cukup tinggi.

Bunga yang didapat dari pinjaman baru akan jauh lebih murah dan memiliki tenor lebih panjang. Dus, hal ini diharapkan bisa mengurangi beban bunga SMGR.

Salah satu utang TLCC misalnya, utang dengan An Binh bank tahun 2012 lalu sebesar VND 150 miliar yang memiliki bunga sekitar 12% hingga 18% per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×