kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.886   4,00   0,02%
  • IDX 6.298   -75,51   -1,18%
  • KOMPAS100 823   -12,20   -1,46%
  • LQ45 626   -7,82   -1,23%
  • ISSI 218   -2,30   -1,04%
  • IDX30 350   -4,32   -1,22%
  • IDXHIDIV20 426   -3,58   -0,83%
  • IDX80 94   -1,33   -1,40%
  • IDXV30 118   -0,80   -0,68%
  • IDXQ30 111   -1,04   -0,93%

Efek debu vulkanik berefek kecil bagi SMGR


Senin, 17 Februari 2014 / 06:34 WIB
ILUSTRASI. Kangkung Cabai Tomat merupakan salah satu menu diet sehat yang tinggi gizi (dok/Serious Eats)


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Letusan Gunung Kelud yang meniupkan abu berdampak menghambat kegiatan masyarakat di Kediri dan daerah sekitarnya. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) mengatakan, efek bencana alam tersebut akan berdampak pada penundaan penjualan di wilayah terpapar abu vulkanik.

"Market saja yang menurun. Karena ada yang tidak bisa melanjutkan konstruksi," ucap Agung Wiharto, Sekertaris Korporasi SMGR, kepada KONTAN, Minggu, (16/2). Meski begitu, menurut dia persentasenya sangat kecil. Apalagi, daerah yang terkena debu letusan Gunung Kelud hanya di Jawa Timur serta sedikit Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Agung bilang, penundaan konstruksi yang terjadi kemungkinan hanya dua sampai tiga hari. Nantinya, masyarakat akan kembali melanjutkan pembangunan. Ia pun belum melihat apabila ada fasilitas yang rusak dan membuat kelebihan permintaan semen.

Agung menyebut, pabrik semen SMGR di Gresik dan Tuban pun tak terkena dampak dari bencana alam itu. Sehingga menurut dia, distribusi semen SMGR tetap lancar dan gudang tetap beroperasi seperti biasa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×