kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.044   44,00   0,26%
  • IDX 7.095   -89,91   -1,25%
  • KOMPAS100 981   -12,12   -1,22%
  • LQ45 720   -7,16   -0,99%
  • ISSI 254   -3,24   -1,26%
  • IDX30 390   -3,04   -0,77%
  • IDXHIDIV20 485   -2,52   -0,52%
  • IDX80 111   -1,22   -1,09%
  • IDXV30 134   -0,39   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,90   -0,70%

September 2016, reksadana saham paling tekor


Selasa, 04 Oktober 2016 / 20:43 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Yudho Winarto

Investment Director PT Aberdeen Asset Management Bharat Joshi mengakui, fundamental Indonesia memang masih kokoh. Ketika mayoritas negara di dunia menghadapi perlambatan ekonomi, Tanah Air mampu meraup pertumbuhan ekonomi melebihi 5%.

Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia per kuartal II 2016 pun mencapai 5,18% (YoY). Angka tersebut mengungguli pencapaian kuartal I 2016 yang tercatat 4,92% (YoY) serta kuartal II 2015 sebesar 4,66% (YoY).

“Return on equity (ROE) Indonesia juga sangat atraktif. Pemerintah juga terus mengalokasikan anggaran ke sektor pembangunan infrastruktur,” ujarnya. Pertumbuhan kelas menengah yang signifikan diprediksi juga akan menyokong konsumsi domestik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×